Korea Utara memamerkan kapal selam nuklir pertamanya yang hampir lengkap (PHOTO) — RakyatPos.id

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemimpin negara Kim Jong Un telah memeriksa pembangunan kapal tersebut dan berjanji untuk mempercepat pengembangan angkatan laut

Pyongyang telah membagikan gambar-gambar baru kapal selam rudal strategis bertenaga nuklir pertamanya yang hampir selesai dibangun ketika pemimpin Korea Utara Kim Jong Un secara pribadi memeriksa kapal tersebut.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kim memuji pembangunannya sebagai sebuah hal yang luar biasa “perubahan penting yang membawa zaman,” Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan pada hari Kamis.

Selama kunjungannya, Kim mengawasi pembangunan kapal selam berpeluru kendali strategis berbobot 8.700 ton dan berjanji untuk terus melengkapi angkatan laut DPRK dengan rudal nuklir.

Kim mengaitkan kebutuhan untuk meningkatkan kekuatan ofensif negaranya dengan rencana Korea Selatan untuk mengembangkan kapal selam nuklirnya sendiri, yang baru-baru ini disetujui oleh AS. Pemimpin Korea Utara mengklaim rencana Seoul melanggar keamanan dan kedaulatan maritim Pyongyang.

Dia memperingatkan bahwa musuh-musuh Korea Utara akan menjadi seperti itu “dipaksa membayar harga yang mahal jika mereka melanggar keamanan kedaulatan strategis DPRK” dan akan menghadapi a “serangan balasan tanpa ampun jika mereka mencoba memilih opsi militer.”

KCNA melaporkan bahwa Kim juga diberi pengarahan tentang penelitian dan pengembangan baru yang sedang berlangsung “senjata rahasia bawah air.”


Pengembangan kapal selam baru ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea, dimana Pyongyang menuduh AS, Korea Selatan, dan Jepang merusak keamanan nasionalnya dan mengganggu stabilitas kawasan dengan berupaya menciptakan konflik. “NATO versi Asia” dan melakukan latihan militer gabungan.

Seoul dan Washington telah berulang kali mendesak dilakukannya denuklirisasi di semenanjung tersebut. Pada bulan Oktober, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung juga mendesak Beijing untuk mengambil tindakan “peran konstruktif” dalam membangun perdamaian dan penemuan “solusi substantif terhadap isu nuklir di Semenanjung Korea.”

Namun Pyongyang telah menyatakan bahwa angkatan bersenjata nuklirnya akan melakukan hal tersebut “ada selamanya” sebagai cara untuk mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah, dan kepentingan fundamentalnya, serta mengabaikan denuklirisasi sebagai a “mimpi pipa.”

Anda dapat membagikan cerita ini di media sosial:


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V
Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru