Wanita Palestina menghadapi pelecehan di penjara Israel, kata kantor media – RakyatPos.id

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wanita Palestina yang ditahan di Penjara Damon Israel di Haifa menghadapi pelecehan, termasuk pemukulan dan pelepas paksa jilbab mereka, kata Kantor Media Tahanan pada hari Senin. Anadolu melaporkan.

Sebuah pernyataan dari kantor tersebut mengatakan penjaga penjara memaksa para wanita yang ditahan itu masuk ke halaman, menyuruh mereka duduk di tanah, melepas jilbab dan menyerang mereka.

Anjing dan granat kejut juga digunakan terhadap perempuan tersebut, kata pernyataan itu, dan menyebut pelecehan tersebut sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap semua hukum dan norma kemanusiaan.”

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa tahanan terluka akibat penyerangan tersebut, yang dilakukan empat kali secara terpisah pada bulan Desember, kata kantor tersebut.

BACA: Kematian tahanan Palestina melonjak menjadi 110 sejak Ben-Gvir menjabat, menurut laporan Israel

Pernyataan tersebut menyatakan bahwa Israel bertanggung jawab penuh atas keselamatan para tahanan perempuan dan memperingatkan risiko yang ditimbulkan oleh apa yang mereka gambarkan sebagai pola penindasan yang berkelanjutan.

Kantor tersebut meminta organisasi hak asasi manusia dan kemanusiaan untuk mengambil tindakan segera untuk menghentikan apa yang digambarkan sebagai meningkatnya pelanggaran terhadap perempuan yang ditahan di Penjara Damon.

Lebih dari 9.300 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak, masih ditahan di penjara-penjara Israel, di mana banyak dari mereka menghadapi pelecehan, kelaparan dan pengabaian medis yang telah menyebabkan banyak kematian, menurut organisasi hak asasi manusia Israel dan Palestina.

Tentara Israel telah membunuh hampir 71.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 171.000 lainnya dalam serangan di Gaza sejak Oktober 2023. Militer dan pemukim ilegal juga telah membunuh sedikitnya 1.102 warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, dan melukai hampir 11.000 lainnya selama periode yang sama.

BACA: Audit menemukan tahanan Palestina menderita kelaparan parah di penjara-penjara Israel

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V
Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru