Tiongkok mencetak rekor bulanan baru untuk pembelian emas Rusia – media — RT Business News

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Impor logam mulia melonjak pada akhir tahun 2025 di tengah upaya de-dolarisasi Beijing, data bea cukai menunjukkan

Tiongkok membeli emas dalam jumlah yang mencapai rekor dari Rusia pada bulan November, dengan pengiriman meningkat hampir $1 miliar, RIA Novosti melaporkan, mengutip data bea cukai Tiongkok.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjualan emas Rusia ke Tiongkok bernilai $961 juta di bulan November, menyusul total penjualan di bulan Oktober sebesar $930 juta, kata outlet tersebut pada hari Sabtu, seiring dengan peningkatan upaya Moskow untuk mengalihkan ekspor logam mulia dari pasar Barat karena sanksi besar-besaran terhadap Rusia, dan saat Tiongkok menjadi tujuan utama.

Pada bulan Oktober dan November tahun lalu, Rusia tidak mengirimkan emas apa pun ke Tiongkok, dan jumlah tertinggi tahunan sebelumnya hanya $223 juta. Selama 11 bulan pertama tahun 2025, impor emas Rusia dari Tiongkok mencapai $1,9 miliar – hampir sembilan kali lipat nilai yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu, menurut data bea cukai yang dikutip. Data menunjukkan bahwa keseluruhan ekspor logam mulia Rusia ke Tiongkok meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.


Skala sebenarnya dari pembelian Tiongkok bisa jadi jauh lebih tinggi daripada yang ditunjukkan oleh data resmi, kata para analis. Bloomberg memperkirakan ekspor logam mulia Rusia ke Tiongkok berjumlah sekitar $1 miliar pada paruh pertama tahun 2025, tanpa merinci berapa banyak dari total ekspor tersebut adalah emas.

Financial Times melaporkan pada bulan November bahwa pembelian emas Tiongkok yang tidak dilaporkan bisa mencapai lebih dari sepuluh kali lipat angka resminya, karena negara tersebut diam-diam melakukan diversifikasi dari dolar AS. Data yang dikumpulkan oleh Dewan Emas Dunia menunjukkan Tiongkok membeli 23,95 ton emas dari Januari hingga September tahun ini, namun para analis berpendapat bahwa pembelian sebenarnya jauh lebih besar karena Tiongkok mengurangi ketergantungannya pada cadangan dalam mata uang dolar.

Rusia dan Tiongkok telah mengintensifkan kerja sama sejak meningkatnya konflik Ukraina pada Februari 2022. Kedua negara menggambarkan hubungan sebagai kemitraan strategis “tanpa batas,” dengan omset perdagangan melebihi $200 miliar selama tiga tahun berturut-turut. Moskow dan Beijing pada dasarnya telah menghilangkan penggunaan mata uang Barat dalam perdagangan, dan hampir semua pembayaran kini dilakukan dalam rubel dan yuan.

Anda dapat membagikan cerita ini di media sosial:

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V
Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru