Peningkatan signifikan jumlah kasus bunuh diri tentara Israel pasca perang Gaza

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat Informasi Palestina

Data resmi yang dikeluarkan tentara pendudukan Israel menunjukkan peningkatan tajam angka bunuh diri di kalangan tentara Israel sejak pecahnya perang pemusnahan di Gaza pada 7 Oktober 2023, di tengah meningkatnya tekanan psikologis akibat pertempuran tersebut.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data, 7 prajurit tugas aktif melakukan bunuh diri pada 7 Oktober hingga akhir tahun 2023, sedangkan 21 kasus bunuh diri tercatat di kalangan prajurit sepanjang tahun 2024.

Sejak awal tahun 2025 hingga saat ini, sedikitnya 20 tentara telah melakukan bunuh diri.

Sebelum perang, jumlah rata-rata kasus bunuh diri di kalangan tentara Israel hanya sekitar 12 kasus, yang mencerminkan angka tersebut meningkat hampir dua kali lipat selama dua tahun terakhir.

Tentara pendudukan Israel mengaitkan peningkatan ini dengan perluasan signifikan dalam pengerahan pasukan, termasuk pasukan cadangan, selain paparan banyak tentara terhadap konfrontasi tempur yang intens di Gaza.

Sumber-sumber militer mengatakan bahwa analisis internal menunjukkan penurunan kasus bunuh diri yang semata-mata disebabkan oleh keadaan pribadi, dibandingkan dengan peningkatan kasus yang kemungkinan disebabkan oleh pengalaman pertempuran yang penuh tekanan atau trauma di lapangan.

Kemarin, Kamis, surat kabar Haaretz memberitakan bahwa seorang perwira cadangan Israel dari Brigade Givati ​​melakukan bunuh diri, setelah konflik psikologis menimpanya akibat partisipasinya dalam perang pemusnahan di Jalur Gaza.

Surat kabar tersebut melaporkan bahwa tentara Thomas Idzgoszcz (28 tahun) diberhentikan dari dinas pada tahun 2024 karena cedera psikologisnya, dan sedang menjalani prosedur untuk mengenalinya menderita trauma pascapertempuran.

Mayatnya ditemukan di sebuah taman di kota Ashdod, setelah dia meninggalkan postingan di mana dia berkata: “Saya tidak mampu lagi. Saya telah melakukan hal-hal yang tidak dapat dimaafkan. Ada setan yang mengejar saya sejak 7 Oktober. Tolong lupakan saya.”

Surat kabar tersebut mengindikasikan bahwa dia telah menderita tekanan psikologis selama sekitar dua tahun, dan menerima perawatan psikologis dan pengobatan.

Para ahli percaya bahwa kasus tentara Thomas Idzgoszcz bukanlah kasus individual, melainkan sebuah contoh meluasnya lingkaran gangguan psikologis di antara tentara yang berpartisipasi dalam perang Gaza, mengingat berlanjutnya operasi dan meningkatnya tekanan lapangan dan moral.

Keluarga mantan tentara dan terapis spesialis terus memperingatkan bahwa angka resmi tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kenyataan, karena organisasi yang peduli dengan pengobatan orang dengan gangguan stres pasca trauma memperkirakan bahwa jumlah kasus bunuh diri sebenarnya jauh lebih tinggi, terutama di antara tentara yang sudah diberhentikan dan kasusnya tidak dihitung dalam statistik militer langsung.

Menurut surat kabar Haaretz, setidaknya 15 tentara yang didemobilisasi telah melakukan bunuh diri sejak pecahnya perang karena masalah psikologis terkait layanan, dan 5 polisi telah melakukan bunuh diri pada periode yang sama.

Surat kabar tersebut menambahkan bahwa banyak dari kasus-kasus ini masih “tersembunyi” dan tidak secara resmi diakui sebagai korban layanan.

Dengan dukungan Amerika, Israel melancarkan perang genosida di Gaza sejak 7 Oktober 2023, menyebabkan lebih dari 70.000 orang menjadi martir dan lebih dari 171.000 warga Palestina terluka, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dan wanita.

Perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober seharusnya mengakhiri perang, tetapi Israel setiap hari melanggarnya, menyebabkan ratusan orang tewas dan terluka. Israel juga mencegah masuknya makanan dan obat-obatan yang cukup ke Gaza.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru