Mulut Luhut Harus Diplaster Agar Bisa Bicara Cepat

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juli 2024 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi membuat wakil rakyat di Senayan berang. Apalagi, wacana itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, yang dinilai tidak sesuai dengan tugasnya.

“Makanya saya minta, sebaiknya Pak Luhut diplester saja, mulutnya ditutup saja, jangan bicara. Cepat bicara, Pak Luhut,” kata Anggota Komisi VII DPR, Mulyanto dalam diskusi daring bertajuk Kado Kemerdekaan, BBM Bersubsidi Terbatas pada 17 Agustus, Sabtu (13/7).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulyanto berpendapat, lembaga yang terkait dengan urusan BBM ada di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Jadi, terkait kebijakan pembatasan BBM bersubsidi pada 17 Agustus, seharusnya tidak keluar dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Biar menteri yang bertanggung jawab (bicara), siapa? Menteri ESDM bilang ‘ini rencana kita untuk menetapkan pembatasan, dan ini kriteria yang baru diajukan’, betul? Kemudian (lihat) respons publik, baru setelah dikaji (lalu) diputuskan,” kata Sekretaris Fraksi PKS DPR RI itu.

Menurut Mulyanto, setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah harus jelas, terukur, dan efektif karena hasil kebijakan tersebut semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Kalau tiba-tiba Pak Luhut bilang tanggal 17 Agustus pembatasan, Pak Airlangga (Menko Perekonomian) menolak, Pak Erick (Menteri BUMN) menolak, Pak Menteri ESDM menolak? Ini yang kita lihat sebagai guyonan pemerintah,” katanya.

Atas dasar itu, Mulyanto meminta Luhut menahan diri pada sisa masa jabatannya di pemerintahan Joko Widodo yang berakhir pada Oktober 2024.

“Cukup Pak Luhut, lebih baik menahan diri untuk tidak bicara di akhir masa pemerintahan,” pungkasnya.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Cuaca Meulaboh Seharian Berawan, BMKG Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter
gelar studi anggota LCDLF 2026- Grupo Milenio
MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat
KPK Selidiki Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli
Gema Garoa berduka atas kematian ayahnya
Syekh dan Ketua Kelompok Menerima Penghargaan di Pertunjukan Budaya Duel Besar Rapai Pase ke-50
Suku Sempan: Masyarakat Bumi Amungsa yang Terlupakan
Pembuat chip memori Tiongkok, CXMT, meroket 470% dalam debut blockbuster di Shanghai

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:23 WIB

Cuaca Meulaboh Seharian Berawan, BMKG Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter

Senin, 27 Juli 2026 - 11:11 WIB

gelar studi anggota LCDLF 2026- Grupo Milenio

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat

Senin, 27 Juli 2026 - 10:45 WIB

KPK Selidiki Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 - 10:34 WIB

Gema Garoa berduka atas kematian ayahnya

Berita Terbaru

HEADLINE

gelar studi anggota LCDLF 2026- Grupo Milenio

Senin, 27 Jul 2026 - 11:11 WIB

HEADLINE

MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat

Senin, 27 Jul 2026 - 11:06 WIB

HEADLINE

Gema Garoa berduka atas kematian ayahnya

Senin, 27 Jul 2026 - 10:34 WIB