Tasikmalaya, tniad.mil.id – TNI Angkatan Darat menyalurkan bantuan untuk menunjang kebutuhan pendidikan dan kehidupan sehari-hari santri di 30 Pondok Pesantren (Ponpes) di wilayah Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat. Sebanyak 53 truk bantuan diberangkatkan dalam program Bakti TNI AD di Pondok Pesantren, Rabu (15/10/2026).
Irjen TNI Angkatan Darat (Irjenad) Letjen TNI Erwin Djatniko, S.Sos., MM mewakili Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) melepas penyaluran bantuan berupa Alquran, matras, meja belajar, laptop, perlengkapan sekolah, proyektor, genset, sound system dan alat olah raga. Bantuan lainnya berupa menara dan alat penjernih air, mesin cuci, peralatan makan, perlengkapan hadroh, dan karpet.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan TNI AD dapat bermanfaat bagi pelajar dalam menuntut ilmu, dan kita berharap (bantuan) ini dapat dijaga dengan baik,” kata Irjen.
Selain bantuan peralatan, program ini juga mencakup pembangunan fasilitas dasar. Dalam kegiatan tersebut juga diresmikan sumur bor dan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci dan Toilet (MCK) untuk menunjang akses air bersih dan meningkatkan kualitas sanitasi di lingkungan pesantren.
Perwakilan Pimpinan Pondok Pesantren Garut dan Tasikmalaya, KH. Dede Ruyatul Hajar yang juga Pengurus Pondok Pesantren Darussurur Kawalu menyampaikan apresiasi atas perhatian TNI AD. Menurutnya, bantuan ini sesuai dengan kebutuhan pondok pesantren dan manfaatnya akan sangat dirasakan oleh para santri.
“Dengan adanya program Bakti TNI AD di pesantren ini kami sangat merasakan manfaatnya dan kami membutuhkannya,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia mewakili para pimpinan pesantren di wilayah Garut dan Tasikmalaya juga menyampaikan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat atas dukungannya terhadap pesantren sebagai wadah pendidikan dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan pesantren wilayah Tasikmalaya dan Garut. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh, Walikota Tasikmalaya, serta pimpinan Pondok Pesantren Darussurur, dan dilanjutkan dengan video conference dengan pimpinan pondok pesantren di kedua wilayah.
Melalui program ini, TNI Angkatan Darat terus memperkuat kesadaran dunia pendidikan khususnya pesantren dengan mendukung pemenuhan kebutuhan santri dan penyediaan fasilitas dasar. Upaya ini juga memperkuat kekompakan TNI dengan masyarakat melalui bantuan yang sesuai kebutuhan di lapangan. (Dispenad)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency



















