Seret Nama Nusron, KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Korupsi Rp106 Miliar ke Kongres NU

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan kepemilikan uang ratusan miliar rupiah yang menyeret nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim penyidik ​​kini mendalami dugaan aliran dana haram dari puluhan koper yang membiayai operasional Kongres Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Jombang, Jawa Timur, akhir Agustus 2026.

Dia menegaskan, penyidik ​​telah menggunakan informasi aliran dana sejak Juli 2026 sebagai bahan utama penyidikan yang memerlukan penyidikan lebih lanjut.

Tadi kami ditanya apakah benar ada penyampaian keterangan atau keterangan terkait kegiatan konferensi salah satu organisasi di Indonesia. Kami belum bisa mengatakannya, tapi artinya ini juga substansi atau bahan penyidikannya yang nanti akan dipelajari tim penyidik, kata Taufik kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).

Taufik meminta masyarakat memahami bahwa penyidikan baru saja dimulai.

Ia khawatir pengungkapan rincian aliran dana saat ini berpotensi mengganggu kelancaran proses penyidikan ke depan dan memicu pengondisian oleh pihak-pihak tertentu yang terlibat.

Jejak Koper di Kediaman Arif Sugiyanto

Dugaan aliran dana tersebut bermula dari temuan tim gugus tugas KPK saat operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (14/9/2026).

Tim KPK menemukan puluhan koper dan tas karton berisi uang tunai senilai Rp106,3 miliar lebih di kediaman mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto alias Gus Arif di kawasan Cibubur.

Gus Arif yang berstatus tersangka dan orang kepercayaan Nusron diduga kuat berperan sebagai operator utama di lapangan.

Ia mengumpulkan dana dari berbagai pihak pengelola jasa pertanahan, termasuk suap izin Hak Guna Bangunan (HGB) dari PT Summarecon Agung Tbk.

Politisi Partai Golkar Fahd A Rafiq pun turut membantu Gus Arif berperan penting sebagai penagih dana suap.

Mohon dimaklumi, kami menunggu proses penyidikannya ke depan untuk di-update. Apakah uang itu digunakan atau seperti apa, apakah dikumpulkan sejak lama, ini bahan penyidikan yang akan dipelajari tim penyidik ​​nanti, kata Taufik Husein.

Sekadar diketahui, Kongres NU ke-35 sukses digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada 27-31 Agustus 2026.

Nusron Wahid memiliki rekam jejak yang panjang di organisasi ini.

Ia pernah memimpin Gerakan Pemuda Ansor pada periode 2011–2016 dan menjabat Wakil Ketua Umum PBNU periode 2022–2024.

PBNU kemudian memberhentikan Nusron dari jajaran pengurus harian pada akhir tahun 2023 karena aturan organisasi yang melarang merangkap jabatan dengan pengurus partai politik.

KPK Butuh Waktu untuk Menjerat Pelaku Utama

Meski KPK telah menetapkan delapan orang tersangka, termasuk empat orang dekat Nusron Wahid, namun lembaga antirasuah ini belum menetapkan status tersangka kepada menteri.

Taufik Husein menjelaskan, tim gugus tugas menghadapi kendala waktu yang sangat terbatas saat melakukan OTT pertama.

Penyidik ​​hanya punya batas waktu maksimal 1×24 jam untuk memeriksa 19 orang yang tertangkap basah tersebut.

Keterbatasan waktu yang krusial ini memaksa penyidik ​​untuk fokus pada penetapan status hukum pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penyerahan uang dan penahanan barang bukti di lapangan.

KPK memastikan tim penyidik ​​akan terus mengembangkan kasus dugaan suap dan gratifikasi jasa pertanahan ini.

Penyidik ​​langsung menggali informasi secara maraton untuk membuktikan asal usul, peruntukan, dan aliran dana ratusan miliar rupiah tersebut, termasuk memastikan keterlibatan aktor utama di balik skandal korupsi Kementerian ATR/BPN.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Gubernur Himbau Masyarakat Papua Selatan Jaga Hutan Mangrove di Pesisir Payum
Dokumen: NWSL Menerima Delapan Pengaduan Pelanggaran Seksual, Pelecehan Seksual, atau Pembalasan Tahun Ini
Istana: Presiden Tak Intervensi Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid dalam Kasus Suap HGB Summarecon
Terungkap! Begini kondisi Nusron di tengah OTT KPK
TRACE GALLAGHER: Saya belajar dari pengalaman pahit mengapa akal sehat penting di Amerika
Hulk, penandatanganan yang memutuskan hasil imbang antara Fluminense dan Platense
Amnesty menuduh Iran mengoordinasi pembunuhan, penyiksaan dan pelecehan seksual selama protes tahun 2022
Podcast ‘Ear Hustle’ Mendapatkan Dokumen dari Morgan Freeman

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Gubernur Himbau Masyarakat Papua Selatan Jaga Hutan Mangrove di Pesisir Payum

Kamis, 17 September 2026 - 09:31 WIB

Dokumen: NWSL Menerima Delapan Pengaduan Pelanggaran Seksual, Pelecehan Seksual, atau Pembalasan Tahun Ini

Kamis, 17 September 2026 - 09:19 WIB

Seret Nama Nusron, KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Korupsi Rp106 Miliar ke Kongres NU

Kamis, 17 September 2026 - 09:05 WIB

Istana: Presiden Tak Intervensi Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid dalam Kasus Suap HGB Summarecon

Kamis, 17 September 2026 - 08:41 WIB

Terungkap! Begini kondisi Nusron di tengah OTT KPK

Berita Terbaru

HEADLINE

Terungkap! Begini kondisi Nusron di tengah OTT KPK

Kamis, 17 Sep 2026 - 08:41 WIB

Al Jazeera - LIVE