Ringkasan Berita:
- Media Malaysia menyoroti langkah Indonesia dalam menangani karhutla Kalimantan Barat dengan mengerahkan 1.500 personel TNI tambahan dan enam helikopter untuk operasi pengeboman air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Pemerintah juga meningkatkan Operasi Modifikasi Cuaca dan menambah pompa serta peralatan pengeboran air untuk menangani titik panas khususnya di kawasan gambut.
- Kebakaran hutan dan lahan menjadi kekhawatiran Malaysia setelah asap berukuran sedang hingga tebal dilaporkan bergerak ke utara dan memasuki wilayah barat Sarawak.
RakyatPos.id – Penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kalimantan Barat mendapat perhatian sejumlah media Malaysia.
Sorotan terutama tertuju pada langkah pemerintah Indonesia yang mengerahkan tambahan personel TNI dan helikopter.
Sekitar 1.500 personel tambahan dari tiga batalyon TNI dikerahkan untuk memperkuat penanganan karhutla.
Pemerintah juga menyiapkan enam helikopter untuk mendukung pemadaman melalui operasi water bombing.
Selain itu, Operasi Modifikasi Cuaca ditingkatkan dan peralatan tambahan disiapkan untuk menangani kebakaran di lahan gambut.
BNPB mendeteksi ratusan titik api dengan tingkat kepercayaan tinggi dan ribuan titik api dengan tingkat kepercayaan sedang di Kalimantan Barat.
Baca juga: VIDEO – Prabowo Terjun Langsung Tinjau Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Barat
Kebakaran hutan dan lahan juga menjadi kekhawatiran Malaysia karena asapnya dilaporkan bergerak ke utara dan memasuki wilayah Sarawak bagian barat.
Media Malaysia seperti Harian Metro dan Sinar Harian juga menyoroti keseriusan pemerintah Indonesia dalam memperkuat penanganan karhutla.
Salah satu media pemberitaan mengenai penanganan karhutla adalah Harian Metro.
Media Malaysia memuat artikel berjudul “Indonesia Tambah 1.500 Anggota Militer, 6 Helikopter Tangani Kebakaran Kalimantan” pada Minggu (23/8/2026).
Dalam laporannya, Harian Metro mengabarkan tambahan sekitar 1.500 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dikerahkan ke Kalimantan Barat.
Selain itu, enam unit helikopter berukuran besar disiapkan untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran dari udara dengan metode water bombing.
Baca juga: VIDEO Presiden Prabowo Akan Kirim 3 Batalyon TNI untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Informasi tersebut merujuk pada pernyataan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Teddy mengatakan, pengerahan personel tambahan tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto selepas tiba di Lanud Supadio TNI, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026).
Personel tambahan terdiri dari tiga batalyon TNI yang didatangkan dari luar Kalimantan.




















