Ringkasan Berita:
- Tim Pengabdian Masyarakat ITB melaksanakan program Tanggap Bencana Sumatera ke-2 di Desa Lubuk Sidup Huntara, Aceh Tamiang, dengan fokus pada pemulihan kesehatan berbasis digitalisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- ITB bersama sejumlah mitra memasang unit Starlink untuk memperkuat akses internet, mendukung telemedicine, informasi kesehatan, pendidikan, komunikasi & layanan publik bagi warga Huntara.
- Lebih dari 60 warga dan kader Posyandu mengikuti edukasi DAGUSIBU, pengobatan mandiri yang aman, telemedicine, dan kesehatan ibu & anak.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh
RakyatPos.id, KUALA SIMPANG – Tim Pengabdian Masyarakat DPMK Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan program 2 Top Down – Tanggap Bencana Sumatera di Tempat Penampungan Sementara (Huntara) Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang.
Mereka fokus pada pemulihan kesehatan pascabencana berbasis digitalisasi. Kegiatan ini mengusung tema “Digitalisasi Pemulihan Kesehatan Pasca Bencana di Tamiang, Aceh.” Yang berlangsung, Kamis (20/8/2026).
Program ini merupakan bagian dari pendampingan berkelanjutan ITB bagi masyarakat terdampak banjir Sumatera, dengan penekanan pada penguatan akses layanan kesehatan, literasi digital, dan peningkatan kemandirian masyarakat melalui teknologi.
Kegiatan dipimpin oleh Prof Dr apt Ilma Nugrahani, M.Si bersama anggota tim Dr apt Tomi Hendrayana, MSi dan Dr apt Defri Rizaldi, MSi.
Pelaksanaan program juga melibatkan kerjasama lintas institusi yaitu Balmon Komdigi Medan dan Aceh, Puskesmas Kecamatan Sekerak, dan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Dukungan juga diberikan oleh Pemerintah Desa Lubuk Sidup.
Baca juga: Pencarian Bupati Armia membuahkan hasil, KBRI membenarkan dua warga Aceh Tamiang di penjara Madagaskar
Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam membangun pendekatan pemulihan pascabencana yang tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, namun juga penguatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.
Salah satu agenda kegiatan utama adalah penyerahan dan pemasangan unit Starlink di kawasan Huntara Desa Lubuk Sidup.
Fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas internet pada masyarakat terdampak bencana.
Akses internet ini ditujukan untuk menunjang berbagai kebutuhan, antara lain informasi kesehatan, komunikasi dengan tenaga medis, layanan telemedis, serta akses pendidikan dan layanan publik lainnya.
Kehadiran infrastruktur digital ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat di lokasi pengungsian sementara.
Selain penguatan infrastruktur, tim ITB juga memberikan edukasi pemanfaatan internet untuk kesehatan yang meliputi materi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang Obat dengan Benar), pengobatan mandiri yang aman, dan penggunaan telemedicine.
Baca juga: Dijanjikan bekerja di Australia, dua warga Aceh Tamiang malah ditahan di Madagaskar
Edukasi ini penting mengingat terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan pada masa pascabencana seringkali mendorong masyarakat untuk melakukan pengobatan secara mandiri.
Dengan literasi digital yang tepat, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan kesehatan yang lebih aman dan tepat.




















