Ringkasan Berita:
- Departemen Luar Negeri AS mengungkap rincian sanksi tersebut setelah Washington sebelumnya mengumumkan langkah besar untuk memperketat tekanan terhadap Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Salah satu target utamanya adalah seorang pejabat militer Iran yang dikatakan bertanggung jawab atas pengadaan senjata dan mengarahkan serangan terhadap pasukan AS.
RakyatPos.id – Amerika Serikat memperluas tekanan terhadap Iran dengan memberlakukan paket sanksi baru yang menargetkan sejumlah sektor vital Teheran, mulai dari pengadaan senjata dan program rudal hingga perdagangan minyak dan operasi siber.
Departemen Luar Negeri AS mengungkap rincian sanksi tersebut setelah Washington sebelumnya mengumumkan langkah besar untuk memperketat tekanan terhadap Iran.
Salah satu target utamanya adalah seorang pejabat militer Iran yang dikatakan bertanggung jawab atas pengadaan senjata dan mengarahkan serangan terhadap pasukan AS.
Washington juga menargetkan sejumlah entitas yang berbasis di Iran. Entitas tersebut dituduh mengumpulkan informasi intelijen yang digunakan untuk menargetkan pasukan AS dan sekutunya di wilayah tersebut.
Bidik jaringan pengadaan senjata dan rudal
Sanksi juga ditujukan pada jaringan pengadaan yang menurut AS memasok program militer dan rudal Iran.
Washington menilai jaringan tersebut berperan penting dalam membantu Iran memperoleh berbagai komponen dan barang yang dibutuhkan untuk mempertahankan kemampuan militernya.
Tak berhenti di sektor militer, AS juga menyasar jaringan perdagangan minyak Iran.
Departemen Luar Negeri mengatakan ada “sekelompok besar pengirim dan perantara” yang dituduh membantu memindahkan produk minyak Iran melalui sejumlah pusat perdagangan internasional.
Rute yang disebutkan meliputi Uni Emirat Arab, China, Singapura, dan Eropa.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa tekanan Washington tidak hanya ditujukan kepada pemerintah dan aparat militer Iran, namun juga pada jaringan bisnis dan logistik yang dianggap membantu Teheran mempertahankan sumber pendapatannya.
Operasi siber Iran juga menjadi sasaran
Komponen lain dari paket sanksi berkaitan dengan keamanan siber.
Amerika Serikat menuduh Iran terlibat dalam serangkaian serangan siber terhadap infrastruktur penting AS. Tuduhan tersebut terkait dengan dakwaan FBI baru-baru ini terhadap delapan warga negara Iran.




















