Uncen Luncurkan Produk Air Minum Dalam Kemasan 'Uncen Fresh'

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, RakyatPos.id – Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura di Kota Jayapura, Provinsi Papua meluncurkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) 'Uncen Fresh', Jumat (24/7/2026).

Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pendapatan (income generate), sekaligus mengoptimalkan aset yang dimiliki perguruan tinggi berstatus Badan Layanan Umum (BLU).

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Septinus Saa yang mewakili rektor mengatakan, peluncuran produk ini merupakan salah satu rangkaian pemberdayaan dan optimalisasi aset yang dilakukan Uncen.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran AMDK Fresh Uncen ini merupakan pengembangan unit bisnis kampus setelah pusat kebugaran Uncen yang telah beroperasi selama satu tahun dan telah memberikan kontribusi terhadap pendapatan universitas,” kata Septinus Saa.

Menurut dia, peluncuran produk air minum ini merupakan realisasi dari rencana yang telah disusun sejak tahun lalu. Produk ini diproduksi bekerja sama dengan PDAM Jayapura setelah melalui proses perizinan dan administrasi yang panjang.

“Kita sekarang sudah berstatus BLU, jadi tidak hanya mengandalkan pendanaan dari pemerintah saja, tapi juga dituntut untuk bisa mengembangkan sumber pendapatan sendiri. Salah satunya melalui produk air minum dalam kemasan ini,” ujarnya.

Dikatakannya, produk 'Uncen Fresh' sudah mulai digunakan oleh salah satu hotel di Jayapura. Kedepannya seluruh kegiatan kedinasan di lingkungan Universitas Cenderawasih wajib menggunakan air minum dalam kemasan produksi Uncen, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan bisnis kampus.

Melalui pengembangan berbagai unit usaha tersebut, Universitas Cenderawasih berharap dapat memperkuat kemandirian finansial sebagai perguruan tinggi berstatus BLU, sekaligus mengoptimalkan penggunaan asetnya untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Umum Ferdinand Risamasu mengatakan proses peluncuran produk memakan waktu hampir setahun karena harus melalui berbagai tahapan administrasi, termasuk perizinan dan verifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kami berharap produk ini tidak hanya dapat dikonsumsi oleh kalangan akademisi, tetapi juga dapat dinikmati oleh masyarakat di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan daerah lain di Papua,” kata Ferdinand Risamasu.

Selain peluncuran 'Uncen Fresh', Universitas Cenderawasih juga tengah mempersiapkan pengembangan unit bisnis baru berupa mesin cetak universitas yang ditargetkan mulai beroperasi dalam satu hingga dua bulan ke depan.

Mesin cetak ini nantinya akan melayani kebutuhan pencetakan skripsi, tesis, publikasi ilmiah dan berbagai dokumen resmi kampus.

“Kami di Uncen saat ini menjalankan dua unit usaha utama yaitu Fitness Center dan produk air minum UNCEN FRESH,” ujarnya.

Dikatakannya, ke depan Uncen juga berencana membangun rumah singgah bagi keluarga pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit milik Kementerian Kesehatan.

Fasilitas ini disiapkan untuk memberikan hunian sementara bagi keluarga pasien yang tidak dapat mendampingi sanak saudaranya selama berada di rumah sakit.

“Seluruh pengembangan unit usaha ini merupakan langkah memperkuat kemandirian finansial kampus,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT Air Minum Jayapura Robongholo Entis Sutisna menyampaikan dukungannya terhadap peluncuran produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Uncen sebagai unit bisnis milik Universitas Cenderawasih (Uncen).

Menurutnya, kerja sama tersebut dilakukan melalui skema maklon, dimana Uncen menjadi pemilik produk, sedangkan proses produksinya didukung oleh PT Air Minum Jayapura.

“Usaha ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan bagi unit-unit usaha universitas,” kata Entis Sutisna.

Dijelaskannya, proses menghadirkan produk ini memakan waktu hampir satu tahun karena harus melalui berbagai tahapan perizinan dan sertifikasi.

Seluruh persyaratan telah dipenuhi mulai dari Standar Nasional Indonesia (SNI), sertifikasi halal, hingga izin produksi. Kualitasnya setara dengan produk air minum dalam kemasan lainnya dan telah memenuhi standar nasional, ujarnya.

Katanya, PT Air Minum Jayapura tidak hanya mendukung dari sisi produksi, tapi juga siap membantu pemasaran produknya. Kehadiran Uncen Fresh disebut-sebut bisa menjadi alternatif masyarakat Jayapura dan Papua dalam menggunakan produk lokal berkualitas.

Ia berharap dengan semakin meluasnya penggunaan produk ini, pasar Uncen Fresh akan terus berkembang. Sumber air yang digunakan berasal dari mata air alami di Pos 7 sehingga tetap terjaga kualitasnya.

Menurutnya, pembelian dan penggunaan Uncen Fresh tidak hanya mendukung pengembangan unit bisnis Universitas Cenderawasih, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pengembangan industri lokal di Papua.

“Masyarakat harus bangga menggunakan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri air minum dalam kemasan di Papua,” ujarnya.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kehadiran Bobon Santoso dan Pangdam Cenderawasih dinilai bisa menjadi pengalih perhatian
Keputusan Sony untuk membuang cakram tidak bisa dihindari, menurut data
Kejaksaan Agung membuka peluang penangkapan paksa Febrie Adriansyah
Eksekutif Nassau County Bruce Blakeman membela penggunaan iklan kampanye yang dibuat oleh AI; Gubernur Hochul menyebutnya berbohong
Perjuangan Mulia, Bocah Sikundo mempertaruhkan nyawanya melintasi jembatan kabel untuk pergi ke sekolah dan bermain
Kadisdikbud Papua Tengah: KPG Ciptakan Guru Berkualitas
Berkas Kasus Klaster Jokowi Kurnia Tri Cs Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Banda Aceh terpuruk, Aceh Tamiang terpuruk, Langsa dan Lhokseumawe stabil

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:42 WIB

Kehadiran Bobon Santoso dan Pangdam Cenderawasih dinilai bisa menjadi pengalih perhatian

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:31 WIB

Keputusan Sony untuk membuang cakram tidak bisa dihindari, menurut data

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kejaksaan Agung membuka peluang penangkapan paksa Febrie Adriansyah

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

Eksekutif Nassau County Bruce Blakeman membela penggunaan iklan kampanye yang dibuat oleh AI; Gubernur Hochul menyebutnya berbohong

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

Perjuangan Mulia, Bocah Sikundo mempertaruhkan nyawanya melintasi jembatan kabel untuk pergi ke sekolah dan bermain

Berita Terbaru