Terungkap! Atlet golf Jesslyn Wijaya ternyata sedang berada di luar negeri bersama ibu dan bibinya

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id – Atlet golf Jesslyn Wijaya dikabarkan diculik pada Senin (13/7/2026) saat menghadiri acara ulang tahun neneknya di Jakarta Pusat. Belakangan, polisi mengetahui bahwa Jesslyn saat ini bersama ibu dan bibinya di luar negeri.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, informasi tersebut didapat dari penggeledahan yang dilakukan polisi terkait keberadaan Jesslyn. Perjalanan ke luar negeri tersebut diduga dilakukan pada 14 Juli 2026 dengan terbang menuju Kuala Lumpur (KL), Malaysia dan dilanjutkan ke Bangkok, Thailand.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bersama ibu dan tantenya. Terbang dari Indonesia ke Kl lalu ke Bangkok. Tanggal 14,” kata Roby kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).

Meski begitu, polisi belum bisa memastikan kondisi terkini atlet golf tersebut. Hingga saat ini, belum ada komunikasi yang berhasil dengan Jesslyn maupun ibu dan bibinya.

Roby mengatakan, kondisi tersebut membuat polisi belum bisa menyimpulkan apakah Jesslyn benar-benar korban penculikan atau pergi secara sukarela bersama keluarganya.

“Belum ada komunikasi dengan keluarganya maupun Jesslyn. Jadi belum bisa dipastikan apakah itu penculikan atau bukan,” ujarnya.

Sebelumnya, laporan terkait penculikan Jesslyn sudah dicabut pihak pelapor.

Perkembangan terakhir, Minggu tanggal 19, pelapor datang ke Polres Jakarta Pusat untuk mencabut laporannya, kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra saat dihubungi, Selasa (21/7/2026).

Roby mengatakan pelapor yang mencabut laporan berinisial NA merupakan rekan korban. Meski begitu, dia memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengetahui apakah korban benar-benar diculik atau tidak.

Namun kami di Polres Jakarta Pusat belum menghentikan penyidikan karena masih belum menemukan informasi mengenai kasus sebenarnya, apakah ada tindak pidana dalam perbuatan tersebut, ujarnya.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kehadiran Bobon Santoso dan Pangdam Cenderawasih dinilai bisa menjadi pengalih perhatian
Keputusan Sony untuk membuang cakram tidak bisa dihindari, menurut data
Kejaksaan Agung membuka peluang penangkapan paksa Febrie Adriansyah
Eksekutif Nassau County Bruce Blakeman membela penggunaan iklan kampanye yang dibuat oleh AI; Gubernur Hochul menyebutnya berbohong
Perjuangan Mulia, Bocah Sikundo mempertaruhkan nyawanya melintasi jembatan kabel untuk pergi ke sekolah dan bermain
Kadisdikbud Papua Tengah: KPG Ciptakan Guru Berkualitas
Berkas Kasus Klaster Jokowi Kurnia Tri Cs Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Banda Aceh terpuruk, Aceh Tamiang terpuruk, Langsa dan Lhokseumawe stabil

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:42 WIB

Kehadiran Bobon Santoso dan Pangdam Cenderawasih dinilai bisa menjadi pengalih perhatian

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:31 WIB

Keputusan Sony untuk membuang cakram tidak bisa dihindari, menurut data

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kejaksaan Agung membuka peluang penangkapan paksa Febrie Adriansyah

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

Eksekutif Nassau County Bruce Blakeman membela penggunaan iklan kampanye yang dibuat oleh AI; Gubernur Hochul menyebutnya berbohong

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

Perjuangan Mulia, Bocah Sikundo mempertaruhkan nyawanya melintasi jembatan kabel untuk pergi ke sekolah dan bermain

Berita Terbaru