Jayapura, RakyatPos.id – Australia mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, berketahanan dan inklusif di Indonesia melalui mobilisasi pendanaan baru dan inovatif.
Pemerintahan Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese memahami bahwa kawasan yang kuat akan membuat Australia semakin kuat.
Menteri Pembangunan Internasional Australia, Anne Aly, mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara tetangga dan mitra dagang terpenting Australia. Sebab, ketika Indonesia kuat dan sejahtera, maka negeri 'Kanguru' pun akan diuntungkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengatakan, Australia menyatukan investasi dari pemerintah, filantropi, dan sektor swasta untuk membantu membuka akses pembiayaan bagi usaha kecil dan menengah yang menciptakan lapangan kerja.
“(Ini untuk) menunjang penghidupan masyarakat, serta membangun perekonomian lokal yang lebih berkelanjutan,” kata Anne Aly dalam keterangan pers tulus yang diterima RakyatPos.id dari [email protected], Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, masa depan Australia berkaitan erat dengan masa depan kawasan. Berinvestasi dalam ketahanan dan kemakmuran Asia Tenggara merupakan kepentingan nasional Australia yang penting.
Selain itu, Indonesia merupakan salah satu mitra terdekat Australia dan memiliki peran penting dalam masa depan perekonomian Australia. Indonesia yang semakin makmur dan tangguh akan menciptakan lebih banyak peluang perdagangan dan investasi bagi dunia usaha Australia.
CEO Minderoo Foundation, John Hartman mengatakan investasi ini mencerminkan komitmen Minderoo Foundation dalam memobilisasi modal untuk mendorong perubahan lingkungan yang positif dan berskala besar.
“Melalui kemitraan dengan Australian Development Investments, kami membantu membuka akses terhadap pembiayaan jangka panjang yang diperlukan untuk mendukung dan melindungi ekosistem penting dan pertanian berkelanjutan di Indonesia,” kata John Hartman.
Ia mengatakan, pihaknya meyakini kolaborasi antara permodalan dari lembaga filantropi, pemerintah, dan swasta sangat penting untuk mempercepat transisi kawasan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan berketahanan terhadap perubahan iklim.
Pemerintah Federal Australia, melalui investasi awal sebesar AUD 11,62 juta dari Australian Development Investments, mendorong partisipasi dana filantropi Australia untuk memperluas kerja sama iklim dan ekonomi dengan Indonesia.
Minderoo Foundation, Paul Ramsay Foundation dan LEEAF Trust akan menginvestasikan AUD 12,57 juta bersama dengan Pemerintah Australia.
Direktur Investing and Impact Capital, Paul Ramsay Foundation, Ben Smith mengatakan, sebagai bagian dari strategi impact investment, pihaknya berinvestasi dengan Australian Development Investments di Asia Climate-smart Landscapes Fund.
“Bekerja dengan investor yang berpikiran sama untuk menciptakan dampak yang berarti adalah inti dari strategi ini,” kata Ben Smith.
Kemitraan bersejarah antara pemerintah dan sektor filantropi ini akan mendukung usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia di sektor pertanian, wanatani, dan akuakultur untuk tumbuh dan menarik pendanaan tambahan.
Kemitraan ini juga akan mendukung aksi iklim, menciptakan lapangan kerja lokal dan meningkatkan kesetaraan gender di seluruh Indonesia.
Inisiatif ini merupakan salah satu dari berbagai upaya untuk mendukung implementasi Invested: Australia's Southeast Asia Economic Strategy to 2040.
Australia akan terus bekerja sama dengan Indonesia dan mitra lainnya di Asia Tenggara untuk berinvestasi demi masa depan dan kesejahteraan kita bersama.
















