Diterbitkan Pada 20/12/2025
|
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembaruan terakhir: 18:06 (waktu Mekah)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan presentasi tentang kemampuan militer negaranya saat ini, proyek masa depan, dan pendapatannya tahun ini dari ekspor senjata.
Hal itu terungkap dalam pidato yang disampaikan Erdogan dalam sebuah acara hari ini, Sabtu, di Istanbul.
Presiden Turki menekankan bahwa semua proyek pertahanan negaranya “bertujuan untuk melindungi perdamaian, kemerdekaan dan masa depan kita, dan bukan merupakan persiapan untuk perang.”
Erdogan berjanji bahwa Türkiye akan melaksanakan proyek militer yang akan “meningkatkan kapasitas pencegahannya di darat, di laut, di udara, dan di dunia maya.”
Dia mengumumkan dimulainya proyek untuk membangun kapal induk lokal kedua, lebih besar dari kapal induk pertamanya, “TGG Anadolu” dan panjang 300 meter.
Ia mengatakan, Türkiye merupakan salah satu dari 10 negara di dunia yang telah mengembangkan dan menempatkan kapal perang lokalnya ke laut.
Senada dengan itu, Presiden Turki menyampaikan bahwa ekspor negaranya di sektor pertahanan dan penerbangan selama 11 bulan terakhir meningkat 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tercatat sebesar 7 miliar dan 445 juta dolar.
Dia mencontohkan, Türkiye menempati peringkat ke-11 dunia dalam hal ekspor produk pertahanan.
Presiden Turki tidak berhenti di situ, namun menekankan bahwa negaranya “menggunakan sumber daya lokal dalam semua operasi yang berkaitan dengan industri pertahanan, termasuk penelitian, pengembangan, desain, perangkat lunak, dan produksi serial.”
Erdogan sesumbar bahwa Türkiye memiliki “kemampuan pencegahan yang kuat di darat, laut, dan udara.”
Angka dan klasifikasi
Menurut laporan media, anggaran tahunan tentara Turki berjumlah sekitar $47 miliar, menjadikannya peringkat ke-15 di dunia dalam hal pengeluaran militer.
Menurut klasifikasi Global Firepower, Türkiye menempati peringkat kesembilan di dunia dalam klasifikasi kemampuan militer negara-negara tahun 2025.
Patut dicatat bahwa tentara Turki terdiri dari 355.000 tentara yang bertugas, ditambah lebih dari 400.000 tentara cadangan.
Tentara Turki memiliki 1.056 pesawat tempur, termasuk lebih dari 200 F-16, menurut laporan Turki.
Ia juga memiliki lebih dari 2.200 tank dan berbagai sistem pertahanan udara, beberapa di antaranya buatan lokal dan lainnya asing, terutama sistem S-400 Rusia yang canggih.
Di sisi angkatan laut, Türkiye memiliki 182 kapal angkatan laut, selain 13 kapal selam dan sebuah kapal induk buatan lokal.
Namun drone dianggap sebagai aspek yang paling mengesankan dari kemampuan militer Turki, karena jumlah drone yang tersedia diperkirakan mencapai ribuan, dan berbagai model, yang paling terkenal adalah Bayraktar TB2, Bayraktar TB3, dan Bayraktar Akinci yang lebih besar.
















