Perdana Menteri Lebanon mengatakan tahap pertama rencana penempatan senjata di bawah kendali negara hanya tinggal beberapa hari lagi selesai – RakyatPos.id

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengatakan pada hari Sabtu bahwa tahap pertama dari rencana tentara untuk membatasi senjata di wilayah kendali negara di selatan Sungai Litani “hanya beberapa hari lagi selesai,” dan menegaskan bahwa Lebanon siap untuk melanjutkan ke tahap kedua dari rencana tersebut. Anadolu melaporkan.

Pernyataannya disampaikan dalam pertemuan di Beirut dengan Simon Karam, ketua delegasi Lebanon untuk komite pemantau gencatan senjata dengan Israel, yang menjelaskan kepadanya tentang rincian dan hasil pertemuan terakhir komite tersebut.

“Tahap pertama dari rencana untuk membatasi senjata di selatan Sungai Litani hanya beberapa hari lagi akan selesai,” katanya dalam komentarnya yang dikutip oleh pernyataan dari kantornya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebanon “siap untuk melanjutkan ke tahap kedua, yaitu di utara Sungai Litani, berdasarkan rencana yang disiapkan oleh tentara Lebanon atas instruksi pemerintah,” tambahnya.

Salam menekankan perlunya memberikan semua dukungan yang diperlukan kepada tentara Lebanon agar mereka “dapat sepenuhnya melaksanakan tanggung jawab nasionalnya.”

BACA: Lebanon mengatakan tentara siap untuk beralih ke monopoli senjata tahap kedua

Para pejabat Lebanon, Israel, dan AS mengadakan pertemuan pada hari Jumat di kota selatan Naqoura yang bertujuan untuk mencegah konflik baru antara Israel dan Hizbullah. Pertemuan tersebut merupakan yang kedua dalam dua minggu terakhir di tengah meningkatnya pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata dengan Hizbullah, yang berlaku sejak November 2024.

Pada bulan Agustus, pemerintah Lebanon menyetujui rencana untuk menempatkan semua senjata, termasuk yang dimiliki oleh Hizbullah, di bawah kendali negara. Pada bulan September, mereka mendukung rencana lima tahap yang dibuat oleh tentara untuk melaksanakan keputusan tersebut, meskipun tidak ada batas waktu yang ditentukan.

Fase pertama menyerukan penghapusan senjata Hizbullah di selatan Sungai Litani pada akhir tahun ini. Namun, Hizbullah telah berulang kali menolak perlucutan senjata, dan bersikeras bahwa Israel harus terlebih dahulu menarik diri dari seluruh wilayah Lebanon.

Israel dan Lebanon mencapai gencatan senjata setelah lebih dari setahun serangan lintas batas di tengah perang di Gaza. Lebih dari 4.000 orang tewas dan 17.000 lainnya luka-luka.

Berdasarkan gencatan senjata, pasukan Israel seharusnya menarik diri dari Lebanon selatan pada bulan Januari namun hanya mundur sebagian, dan mempertahankan kehadiran militer di lima pos perbatasan.

BACA: PM Lebanon bertemu mitra Irlandia di Beirut, membahas hubungan bilateral

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V
Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru