Lavrov dari Rusia mengatakan memastikan keamanan merupakan kondisi kunci bagi pembangunan Afrika – RakyatPos.id

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan pada hari Sabtu bahwa memperkuat perdamaian dan keamanan di Afrika adalah syarat utama untuk memastikan pembangunan benua yang progresif dan berkelanjutan serta merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas global. Anadolu melaporkan.

Berbicara pada Konferensi Tingkat Menteri ke-2 Forum Kemitraan Rusia-Afrika di ibu kota Mesir, Kairo, Lavrov menekankan komitmen Rusia untuk mendukung negara-negara Afrika dalam hal ini.

“Kami sangat mementingkan isu penguatan perdamaian dan keamanan di benua Afrika. Ini adalah syarat utama untuk memastikan pembangunan sosio-ekonomi yang progresif dan berkelanjutan serta merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas global,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lavrov mencatat bahwa Moskow memberikan bantuan kepada negara-negara Afrika dalam membersihkan ranjau dan membuat alat peledak rakitan serta memperluas program pelatihan profesional bagi personel militer dan penegak hukum.

“Kami percaya bahwa penting untuk mengubah secara praktis keputusan yang dibuat pada KTT Rusia-Afrika kedua untuk membentuk mekanisme dialog permanen Rusia-Afrika di tingkat tertinggi untuk mengoordinasikan semua upaya di bidang keamanan,” tambahnya.

BACA: Mesir dan Rusia menekankan perlunya mempertahankan perjanjian gencatan senjata di Gaza

Diplomat terkemuka Rusia tersebut menekankan bahwa penyelesaian konflik yang berkelanjutan di Afrika memerlukan penanganan akar permasalahannya, “yang berasal dari warisan kolonialisme Barat.”

Dia mengkritik sistem kolonial karena “melanggar lintasan sejarah alami masyarakat Afrika, secara sewenang-wenang menetapkan batas negara, dan membangun tatanan ekonomi yang berorientasi pada melayani kepentingan pusat-pusat metropolitan Barat.” ”

“Sayangnya, berbagai bentuk neokolonialisme masih bertahan hingga saat ini. Kami siap bertindak bersama dengan mitra kami di Afrika untuk memberantasnya, termasuk melalui pengembangan instrumen hukum untuk menilai dan memberikan kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan selama masa kolonial,” kata Lavrov.

Menurutnya, dunia sedang menyaksikan “kebangkitan kedua” Afrika dan konsolidasi otoritas internasionalnya.

Menteri luar negeri juga menyoroti pertumbuhan perdagangan bilateral, dan mencatat bahwa kerja sama ekonomi semakin menguat.

“Tahun lalu, omset perdagangan meningkat sebesar 13%, mencapai $28 miliar. Saya yakin bahwa angka ini masih jauh dari batas. Kami berkomitmen untuk lebih membuka potensi besar dari kerja sama praktis kami,” tutupnya.

BACA: Lavrov menegaskan kembali kesiapan Rusia untuk menengahi resolusi konflik Sudan

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V
Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru