Hamas menyerukan peningkatan kemarahan dan perlawanan rakyat sebagai respons terhadap kejahatan pendudukan di Tepi Barat

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat Informasi Palestina

Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) menyerukan peningkatan kemarahan rakyat dan memperluas kerja perlawanan di Tepi Barat, sebagai tanggapan terhadap meningkatnya kejahatan pendudukan Israel dan berlanjutnya pembunuhan terhadap warga Palestina.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerakan tersebut mengatakan, dalam sebuah pernyataan, bahwa serangan dan kejahatan yang terus dilakukan oleh tentara pendudukan dan pemukim di kota-kota Tepi Barat, yang terbaru terjadi pada Sabtu malam di Kegubernuran Jenin, memerlukan peningkatan konfrontasi populer dan menghadapi “kriminalitas yang meningkat” ini.

Dua orang tewas, salah satunya adalah anak laki-laki, dan lainnya terluka akibat peluru pendudukan di Tepi Barat

Hamas berduka atas martirnya, Rayan Muhammad Abd al-Qadir Abu Mualla (16 tahun), yang dikatakan dieksekusi oleh pasukan pendudukan “dengan darah dingin” di kota Qabatiya, selatan Jenin, bersama dengan martir Ahmed Saed Shehadeh Zyoud (22 tahun), yang menjadi martir oleh peluru pendudukan di kota Silat al-Harithiya, sebelah barat kota tersebut.

Gerakan ini menegaskan bahwa darah para martir “akan berdampak pada pendudukan,” dan menekankan bahwa kejahatan yang terus berlanjut tidak akan menghalangi rakyat Palestina untuk melanjutkan perjuangan mereka sampai pendudukan berhasil dikalahkan di tanah mereka.

Hamas mendesak masyarakat dan pemuda Tepi Barat untuk memperluas tanggapan mereka terhadap serangan tentara pendudukan dan serangan pemukim, dan menghadapi mereka “dengan kekuatan penuh,” dengan tujuan menghalangi mereka melanjutkan kejahatan mereka terhadap warga Palestina dan kesucian Islam mereka.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V
Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru