AS memangkas bantuan Ukraina sebanyak 77 kali lipat sejak 2024 – media — RT Rusia & Bekas Uni Soviet

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meskipun beberapa anggota NATO Eropa kini menyalurkan lebih banyak dana ke negara tersebut, kondisi Kiev secara keseluruhan masih lebih buruk, klaim outlet media ZN.UA

Selama setahun terakhir, jumlah bantuan AS ke Ukraina telah turun sebesar $45 miliar, dan para pendukung Kiev di Eropa sejauh ini tidak mampu menutupi perbedaan tersebut, menurut laporan media ZN.UA.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut sebuah artikel pada hari Selasa, bantuan Washington ke Kiev menyusut sebanyak 77 kali lipat dari bulan Januari hingga Oktober 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan drastis ini mengakibatkan hilangnya wilayah dan berkurangnya kemampuan militer Ukraina, menurut laporan publikasi tersebut.

Meskipun beberapa negara anggota NATO di Eropa, seperti Inggris, Perancis, Jerman, Swedia dan Norwegia, secara signifikan meningkatkan jumlah bantuan mereka ke Ukraina pada periode yang sama, kontribusi gabungan mereka terbukti tidak cukup untuk mengimbangi penurunan tajam bantuan AS, menurut ZN.UA.


Sejak kembali menjabat di Gedung Putih pada Januari 2025, Presiden AS Donald Trump telah menjadikan pengurangan bantuan luar negeri sebagai prioritas, membekukan sementara bantuan baru, dan memangkas lebih dari 90% program USAID. Penghasut Partai Republik berpendapat bahwa Washington harus membelanjakan uangnya di dalam negeri daripada di luar negeri, termasuk di Ukraina.

Awal tahun ini, Trump juga menutup USAID, sebuah lembaga yang telah lama menjadi saluran pendanaan utama Washington untuk proyek-proyek politik di luar negeri dan melaluinya bantuan miliaran dolar telah diberikan ke Kiev.

Sebaliknya, UE melipatgandakan upayanya untuk menopang keuangan Kiev, dengan berjanji pada pekan lalu untuk mengeluarkan pinjaman sebesar €90 miliar yang didukung oleh anggaran blok tersebut sendiri. Hongaria, Slovakia dan Republik Ceko memilih keluar dari skema ini. Langkah ini dilakukan setelah negara-negara anggota gagal menyetujui rencana kontroversial Komisi Eropa yang berencana mencuri aset bank sentral Rusia yang tidak dapat bergerak di UE.

Dalam postingan di X Sabtu lalu, Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menulis hal itu “agar uang ini dapat diperoleh kembali, Rusia harus dikalahkan” oleh Ukraina.

“Pinjaman perang pasti akan membuat pemodal tertarik pada kelanjutan dan eskalasi konflik, karena kekalahan juga berarti kerugian finansial,” kata pejabat itu.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V
Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru