Iran: Kapal perang Sahand tenggelam, beberapa hari setelah terbalik

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2024 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal fregat angkatan laut Iran Sahand tenggelam pada hari Selasa di perairan dangkal di pelabuhan selatan Bandar Abbas, beberapa hari setelah awalnya terbalik, menurut kantor berita Iran Nour.

Pada hari Minggu, kantor berita negara Irna mengatakan fregat sepanjang 311 kaki itu “kehilangan keseimbangan” setelah air bocor ke dalam tangkinya saat menjalani perbaikan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya telah dilakukan untuk menyeimbangkan kembali kapal tersebut, tetapi tenggelam dua hari kemudian.

“Kapal perang Sahand, yang berhasil diseimbangkan kembali di atas air dengan susah payah pada hari Senin, kini tenggelam setelah tali yang menahan kapal putus,” kata Nour News, yang berafiliasi dengan dewan keamanan nasional tertinggi Iran.

Kapal ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2018, dan dilengkapi dengan dek penerbangan untuk helikopter, rudal permukaan-ke-permukaan, rudal permukaan-ke-udara, baterai anti-pesawat dan kemampuan radar serta penghindar radar.

Tetap terinformasi dengan buletin MEE

Daftar untuk mendapatkan peringatan, wawasan, dan analisis terbaru,
dimulai dengan Turki yang Dibongkar

Sejak pembangunannya, kapal tersebut telah ditingkatkan hingga mencakup empat hingga delapan rudal pertahanan udara jarak menengah, dua kali lebih banyak rudal antikapal, dan radar baru.

Menurut Naval News, hal ini mungkin telah meningkatkan pusat gravitasi kapal.

Iran meluncurkan kapal perusak buatan dalam negeri pertamanya pada tahun 2010, merombak peralatan angkatan lautnya yang sudah ada sejak sebelum revolusi tahun 1979.

Ada beberapa insiden yang berkaitan dengan kapal angkatan laut Iran dalam beberapa tahun terakhir, termasuk terbaliknya kapal saudara Sahand, Damavand, yang tenggelam setelah menabrak pemecah gelombang pada Januari 2018.

Pada bulan Mei 2020, dalam kecelakaan tembakan kawan, kapal pendukung Konarak terkena rudal Iran.

Kapal angkatan laut Kharg tenggelam pada Juni 2021 setelah terbakar di Teluk Oman selama misi pelatihan. Tidak ada korban jiwa.

Kemudian pada tahun yang sama, kapal Talayieh terguling di dok kering di Bandar Abbas.

Iran telah mengembangkan berbagai macam persenjataan dalam negeri dalam beberapa tahun terakhir, setelah sanksi dan embargo internasional melarangnya mengimpor senjata dari banyak negara.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?
FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa
Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan
Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:59 WIB

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:33 WIB

FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:09 WIB

Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:46 WIB

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:32 WIB

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Berita Terbaru