RakyatPos.id — Istri mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina buka suara usai suaminya dicopot dari jabatan Menteri Keuangan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih.
Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Senin (14/9/2026), Ida menyampaikan sejumlah pernyataan terkait kondisi yang dihadapi Purbaya selama menjabat Menteri Keuangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam unggahannya, Ida menyinggung kondisi negara dan persoalan integritas yang menurutnya menjadi salah satu tantangan yang dihadapinya.
Memang negara kita tidak bisa diperbaiki. Kebanyakan orang jahat daripada jujur, tulis Ida dalam unggahannya, dikutip Rabu (16/9/2026).
Pernyataan ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto menggantikan Purbaya dari posisi Menteri Keuangan.
Purbaya kemudian digantikan oleh Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan.
Perubahan tersebut diumumkan pada 14 September 2026. Sehari kemudian, Purbaya resmi menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil dalam acara serah terima jabatan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.
Dalam unggahannya, Ida juga meminta maaf jika selama menjabat sebagai Menteri Keuangan, kinerja Purbaya dinilai belum memenuhi ekspektasi masyarakat.
Ia menegaskan, sang suami telah berusaha menjalankan tugasnya dengan maksimal.
“Mohon maaf pak, sudah berusaha semaksimal mungkin, jika masih mengecewakan. Ujung-ujungnya kebenaran akan terungkap,” tulis Ida.
Tak berhenti sampai disitu, Ida mengungkapkan, Keresahan sempat dirasakan Purbaya dalam dua bulan terakhir menjelang pencopotannya dari jabatan Menteri Keuangan.
Menurut Ida, keresahan tersebut terkait rencana Purbaya yang akan memindahkan sejumlah orang di lingkungan Kementerian Keuangan.
“Memang benar dalam dua bulan terakhir ini, Anda tampak cemas dan ragu untuk memindahkan orang-orang yang mengerikan, saya ingin mengatakan, lakukan saja sesuai hati nurani Anda,” tulis Ida.
Pernyataan Ida menjadi sorotan karena muncul di tengah pergantian kepemimpinan Kementerian Keuangan yang mendadak.
Namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah yang menyatakan pencopotan Purbaya berkaitan langsung dengan pernyataan Ida terkait rencana mutasi tersebut.
Purbaya sendiri sebelumnya menyatakan pergantian Menteri Keuangan merupakan hak prerogratif Presiden.
Ia pun membantah adanya konflik kepentingan dalam proses penggantian tersebut.
Yang jelas (ganti menteri) itu hak prerogratif presiden,” kata Purbaya kepada wartawan usai acara serah terima, Selasa (15/9/2026).
Di sisi lain, Ida juga menceritakan kondisi Purbaya sesaat setelah mendapat kabar pencopotannya dari jabatan Menteri Keuangan.
Menurut Ida, Purbaya langsung minta dijemput dari kantornya.
“Tadi kamu minta dijemput ke kantor, maaf mungkin dia kecewa tapi tidak apa-apa, semoga dia kuat,” tulis Ida.
Purbaya mendapat informasi mengenai penggantinya pada Senin (14/9/2026), saat menghadiri rapat dengan Komite IV DPD RI.
Keputusan tersebut kemudian dilanjutkan dengan proses serah terima jabatan kepada Suahasil Nazara pada Selasa (15/9/2026).
Dalam kesempatan serah terima tersebut, Purbaya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kementerian Keuangan dan mitra kerja yang telah bekerja bersamanya selama kurang lebih satu tahun.
“Terima kasih atas kerjasamanya selama setahun terakhir,” kata Purbaya.
Sementara Suahasil Nazara resmi menjabat Menteri Keuangan. Dalam agenda perdananya, Suahasil menyatakan akan melanjutkan pekerjaan yang telah dilakukan sekaligus mengevaluasi kebijakan dan program di Kementerian Keuangan.
Unggahan Ida Yulidina kini menyedot perhatian publik karena memberikan gambaran keluarga Purbaya terkait situasi yang terjadi menjelang berakhirnya masa jabatan suaminya.
Namun pernyataan mengenai adanya “orang jahat” dan kegelisahan terkait rencana pemindahan tersebut merupakan pernyataan pribadi Ida di postingan media sosial.
Belum ada pernyataan resmi yang memastikan siapa atau kelompok mana yang dimaksud dalam pernyataan tersebut.
Dengan berakhirnya masa jabatan Purbaya sebagai Menteri Keuangan, sejumlah pernyataan keluarganya pun semakin menambah perhatian masyarakat terhadap dinamika di balik pergantian kepemimpinan Kementerian Keuangan.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency



















