Apa yang melatarbelakangi pembentukan Aliansi Negara-negara Sahel? | Berita Politik

- Jurnalis

Senin, 8 Juli 2024 - 04:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Niger, Mali dan Burkina Faso telah mendirikan blok mereka sendiri, setelah meninggalkan ECOWAS.

Mali, Burkina Faso, dan Niger bersatu membentuk Aliansi Negara-negara Sahel. Masing-masing negara diperintah oleh pemerintahan militer – dan hal itu menyebabkan perpecahan dari blok regional Afrika Barat yang lebih besar, Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (ECOWAS).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiga penguasa militer telah berjanji untuk saling mendukung dalam menghadapi ancaman luar dan tantangan keamanan dalam negeri.

Namun, dapatkah mereka meraih keberhasilan dengan melakukannya sendiri? Atau apakah Sahel yang terpecah akan membuat tantangan regional semakin sulit diatasi?

Pembawa acara:

Muhammad Jamjoom

Tamu:

Erwan de Cherisey – Spesialis angkatan bersenjata Afrika yang telah ditugaskan dalam operasi militer di Kamerun, Nigeria dan Gambia

Ahmedou Ould Abdallah – Mantan menteri luar negeri Mauritania dan presiden Pusat Strategi dan Keamanan untuk Sahel Sahara

Alkassoum Abdourahmane – Sekretaris Tetap Forum Solidaritas Internasional Sahel dan seorang spesialis dalam isu-isu kemanusiaan dan pembangunan di wilayah Sahel

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan
Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?
Ilmuwan Aceh Berbagi Pengalaman Soal Topan Senyar di Thailand, Türkiye Tuan Rumah AIWEST-DR 2027
Meski sudah meminta maaf, Hotman Paris tetap diproses hukum, Polda Metro memeriksa 10 saksi
Hilirisasi Kepulauan Andaman Sebagai Titik Balik Bagi Aceh
Menjaga Hutan Mangrove Tanah Papua: Paru-Paru Terakhir Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:42 WIB

Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:26 WIB

Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:19 WIB

Ilmuwan Aceh Berbagi Pengalaman Soal Topan Senyar di Thailand, Türkiye Tuan Rumah AIWEST-DR 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:48 WIB

Meski sudah meminta maaf, Hotman Paris tetap diproses hukum, Polda Metro memeriksa 10 saksi

Berita Terbaru