Al-Qassami Ahmed Abu Al-Haija meninggal di Jenin akibat luka-lukanya akibat peluru pendudukan

- Jurnalis

Senin, 8 Juli 2024 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenin – Pusat Informasi Palestina
Pejuang perlawanan Qassam yang bentrok, Ahmed Abu Al-Haija, julukan Abu Dujana, syahid pada Minggu malam ini, akibat luka yang dideritanya akibat peluru pasukan pendudukan pada Jumat lalu.

Al-Qassami Abu Al-Hija, dari kota Kafr Dan, sebelah barat Jenin, terluka akibat pemboman yang dialaminya, bersama dengan sekelompok pejuang perlawanan dari Brigade Al-Qassam dan Brigade Al-Quds di kamp Jenin.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumat lalu, tujuh orang syahid tewas, termasuk syahid Qassami, Komandan Yassin Al-Arbadi, bersama sejumlah pejuang perlawanan, dalam agresi pendudukan Israel di Jenin, termasuk mengepung sebuah rumah.

Brigade Al-Qassam dan pejuang perlawanan Jenin menghadapi agresi pendudukan dan terlibat dalam bentrokan bersenjata di sekitar rumah yang terkepung di daerah Horsh Al-Saada di kota tersebut.

Gerakan Hamas menegaskan bahwa kejahatan pendudukan yang sedang berlangsung di Gaza, Jenin, Tulkarem, dan seluruh wilayah negara kami yang diduduki tidak akan berhasil mematahkan keinginan rakyat Palestina, dan bahwa darah orang yang tidak bersalah ini akan menjadi bahan bakar bagi pemberontakan kami. orang-orang yang bangga terhadap pendudukan dan kebijakan kehancuran dan kehancuran yang ingin diterapkan pada mereka.

Dia melanjutkan: “Kebijakan pemerintah ekstremis Zionis di Tepi Barat yang diduduki, dipimpin oleh teroris Smotrich, melalui tindakan aneksasi dan perluasan pemukiman, memaksakan fakta di lapangan, melakukan pembunuhan setiap hari dan mengancam rakyat kami untuk mengubah kota mereka menjadi reruntuhan; Ini adalah wajah paling buruk dari fasisme Zionis, yang terus melanggar semua hukum, dan yang akan dihadapi oleh rakyat kita yang heroik dan perlawanan mereka yang gagah berani dengan segala cara.”

Ia menyerukan kepada komunitas internasional dan PBB untuk menegakkan tanggung jawab mereka dan mengambil keputusan yang jelas untuk menghentikan kejahatan yang sedang berlangsung ini, mengekang kelompok neo-fasis di antara para pemimpin pendudukan, dan membawa mereka ke pengadilan internasional untuk dimintai pertanggungjawaban sebagai penjahat perang.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

TNI AU Bantah Serda Ahmad Disiksa Sampai Mati oleh Senior karena Salah Beli Mie: Tidak Ada Kaitannya
TPNPB Kodap Ndugama Pelaku Penembakan di Jalan Trans Wamena-Ndugama
Nusron Rakyat Sakti, kebal hukum
Sidang Kasus Legalisasi Ijazah Jokowi, Penggugat Serahkan 13 Bukti Termasuk Dokumen KPU
Dinkes Papua Tengah Perkuat Pelayanan Penyakit Menular di Dogiyai
Postingan Istri Purbaya Usai Dicopot: Negara kita memang sulit untuk diperbaiki
Pasca kasus KPK mencuat, Nusron Wahid dan Raja Juli didesak keluar Kabinet
Prabowo Ingatkan Pejabat Negara Akan Tugasnya: Kalau Tak Bisa Mundur!

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:24 WIB

TNI AU Bantah Serda Ahmad Disiksa Sampai Mati oleh Senior karena Salah Beli Mie: Tidak Ada Kaitannya

Rabu, 16 September 2026 - 20:50 WIB

TPNPB Kodap Ndugama Pelaku Penembakan di Jalan Trans Wamena-Ndugama

Rabu, 16 September 2026 - 20:26 WIB

Nusron Rakyat Sakti, kebal hukum

Rabu, 16 September 2026 - 19:46 WIB

Dinkes Papua Tengah Perkuat Pelayanan Penyakit Menular di Dogiyai

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Postingan Istri Purbaya Usai Dicopot: Negara kita memang sulit untuk diperbaiki

Berita Terbaru

HEADLINE

Nusron Rakyat Sakti, kebal hukum

Rabu, 16 Sep 2026 - 20:26 WIB

Al Jazeera - LIVE