Pezeshkian Mengklaim Dunia Mengakui Kemenangan Iran, Menyerukan Perang Diakhiri

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Kondisi Iran saat ini menunjukkan bahwa Teheran tidak dalam posisi putus asa.
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Iran bahkan mengklaim dunia internasional mengakui kemenangan Iran dalam konflik tersebut.

RakyatPos.id – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan segera diakhirinya perang yang telah berlangsung selama berbulan-bulan antara Iran dan Amerika Serikat.

Ia yakin Teheran kini berada dalam posisi yang lebih kuat untuk mengakhiri konflik.

Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian, Jumat, dalam pertemuan dengan dokter.

“Lebih baik bagi kita untuk mengakhiri perang sekarang, karena kita berada dalam posisi yang kuat dan terhormat,” kata Pezeshkian.

Baca juga: AS Kembalikan USS Abraham Lincoln dari Perang Iran, Kirimkan George Washington ke Timur Tengah

Menurutnya, kondisi Iran saat ini menunjukkan bahwa Teheran tidak dalam posisi putus asa. Ia bahkan mengklaim dunia internasional mengakui kemenangan Iran dalam konflik tersebut.

“Seluruh dunia mengakui kemenangan kami,” katanya.

Pezeshkian juga menuduh Amerika Serikat menyerang fasilitas sipil Iran, termasuk sekolah, rumah sakit, dan infrastruktur, yang menurutnya melanggar aturan internasional.

Hormuz Menjadi Hot Spot
Di tengah upaya mengakhiri perang, ketegangan masih berpusat di Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia.

Iran masih mempertahankan penutupan sebagian Selat Hormuz, sementara Amerika Serikat terus menerapkan blokade balasan melalui pasukan angkatan lautnya.

Pezeshkian juga membela nota kesepahaman yang disepakati Iran dan Amerika Serikat pada bulan Juni sebagai bagian dari upaya untuk mengakhiri perang.

Ia membantah kesepakatan itu merupakan bentuk penyerahan Iran kepada Washington.

“Mereka tidak menemukan satu pun klausul dalam perjanjian ini yang mengindikasikan penyerahan diri. Semua komitmen itu berkaitan dengan pihak lain,” ujarnya.

Pernyataan Pezeshkian muncul beberapa minggu setelah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan dia menyetujui kesepakatan untuk mengakhiri perang, meski mengakui memiliki pandangan berbeda mengenai sejumlah masalah.

Namun, kesepakatan tersebut mendapat tentangan dari kelompok garis keras di parlemen Iran. Mereka menuding pemerintah terlalu banyak memberikan kelonggaran kepada Amerika Serikat, terutama terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Istri Bryce Harper Membuat Postingan Menyentuh Hati
KMP BRR Kembali Beroperasi, Berikut Jadwal Penyeberangan 23 Agustus 2026
Pratinjau Pertandingan | Louis CITY SC Menjadi Tuan Rumah Houston Dynamo FC di Energizer Park
Ramai pengunjung Festival Budaya Cot Ba'u, Benteng Baterai A mulai dilirik sebagai destinasi wisata
Cuaca Sabang Hari Ini Dominan Cerah Berawan, Suhu Capai 33 Derajat Celcius
Kebebasan siap bagi para bintang untuk kembali melawan Demam dan Caitlin Clark
Yusrizal Idris Resmi Menjabat Ketua Pemuda Ateuk Jawo
PREVIEW PERTANDINGAN dipersembahkan oleh Kiesland | FC Cincinnati menjamu Seattle Sounders FC dalam pertandingan lintas konferensi Sabtu malam di Stadion TQL

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Istri Bryce Harper Membuat Postingan Menyentuh Hati

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:26 WIB

KMP BRR Kembali Beroperasi, Berikut Jadwal Penyeberangan 23 Agustus 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Pratinjau Pertandingan | Louis CITY SC Menjadi Tuan Rumah Houston Dynamo FC di Energizer Park

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Ramai pengunjung Festival Budaya Cot Ba'u, Benteng Baterai A mulai dilirik sebagai destinasi wisata

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:43 WIB

Cuaca Sabang Hari Ini Dominan Cerah Berawan, Suhu Capai 33 Derajat Celcius

Berita Terbaru

HEADLINE

Istri Bryce Harper Membuat Postingan Menyentuh Hati

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:44 WIB

Al Jazeera - LIVE