Menjadi buronan, Yuwanky, bos narkoba di klub malam Planet Batam, diduga kabur ke Singapura

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri telah memasukkan nama Yuwanky ke dalam daftar pencarian orang (DPO), terkait kasus dugaan peredaran narkoba di tempat hiburan malam Planet Batam, Kepulauan Riau. Yuwanky adalah pemilik Planet Batam.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan, Yuwanky juga diduga sebagai pemasok narkoba bersama Basri Lewaimang yang telah ditangkap.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengenai DPO atas nama tersangka Yuwanky selaku pemilik THM Planet Batam sekaligus pengedar narkoba penyuplai berbagai jenis narkoba di THM Planet Batam dengan tersangka Basri, kata Eko kepada wartawan, dikutip Jumat (21/8/2026).

Eko menjelaskan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Divhubinter Polri dan Interpol untuk mencari Yuwanky yang diyakini kabur ke Singapura.

Saat ini yang bersangkutan sudah kabur ke Singapura. Penyidik ​​Bareskrim akan terus mengejar yang bersangkutan bekerja sama dengan Divhubinter dan Interpol Polri, ujarnya.

Sebelumnya, Bareskrim menangkap Basri Lewaimang di Johor, Malaysia. Lokasi tersebut diduga menjadi tempat persembunyiannya setelah mengetahui THM Planet digeledah polisi.

Jadi untuk DPO Basri, ini kerja sama dengan Divhubinter dan Interpol Polri, yang bersangkutan diawasi di wilayah Johor Baru, Malaysia. Jadi dia ditangkap sekitar pukul 00.30 waktu Malaysia, kata Kepala Unit III Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kompol Drago, Kamis (20/8/2026).

Diketahui peredaran narkoba di THM Planet Batam cukup besar. Eko mengatakan, sedikitnya 40.000 butir ekstasi beredar di lokasi ini setiap bulannya.

Jumlah tersebut bahkan bisa meningkat drastis ketika jumlah pengunjung tempat hiburan malam mencapai kapasitas maksimal

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

200 Anak Geulanggang Baro Kota Juang Bireuen Ikuti Lomba Mewarnai
Siapa yang Membuat Ox Alpha? Misteri AI Sedang Memukau di Silicon Valley.
Ratusan Korban Dugaan Penipuan Perumahan Subsidi di Manokwari Ajukan Gugatan
Penanaman Gaya Mediterania Penelope Cruz tahun 2000-an
Prof Jimly: Wakil Presiden Gibran bisa dimakzulkan tapi prosesnya tidak sederhana
Türkiye Meminta Penangkapan Internasional terhadap Netanyahu Atas Tuduhan Genosida di Gaza
'Merebut peluangnya': Rahul Dravid memuji Devdutt Padikkal atas Tes abad perdananya vs Sri Lanka di Galle
Sosok Ahmad Zaki Ali, seorang relawan yang meninggal saat menjalankan misi kemanusiaan di NTT

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:04 WIB

200 Anak Geulanggang Baro Kota Juang Bireuen Ikuti Lomba Mewarnai

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Siapa yang Membuat Ox Alpha? Misteri AI Sedang Memukau di Silicon Valley.

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Ratusan Korban Dugaan Penipuan Perumahan Subsidi di Manokwari Ajukan Gugatan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Penanaman Gaya Mediterania Penelope Cruz tahun 2000-an

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Prof Jimly: Wakil Presiden Gibran bisa dimakzulkan tapi prosesnya tidak sederhana

Berita Terbaru

HEADLINE

Penanaman Gaya Mediterania Penelope Cruz tahun 2000-an

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:15 WIB

Al Jazeera - LIVE