RakyatPos.id – Tempo Media Group kembali menjadi sorotan setelah surat undangan pertemuan yang ditujukan kepada Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota, viral di media sosial. Langkah ini dinilai kontroversial karena terjadi di tengah gencarnya pemberitaan kritis Tempo terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Agrinas Pangan Nusantara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Surat bernomor 7 Juli 2026 itu ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT Info Media Digital atau Tempo Digital, Wahyu Dhyatmika. Dalam surat tersebut, Grup Media Tempo meminta jadwal audiensi dengan Joao Mota pada Selasa 14 Juli 2026, hingga menawarkan kerja sama dalam bentuk advertorial.
Joao Mota mengaku kecewa sekaligus sedih dengan langkah tersebut. Saya sedih, saya sedih,” ujarnya, Kamis, 23 Juli 2026. Ia mengaku tak menyangka mendapat tawaran kerja sama dari Tempo Media Group, media yang selama ini ia banggakan dan hormati.
“Saya kecewa karena Tempo Media yang selama ini saya banggakan dan saya hormati. Menurut saya menjaga independensinya itu mahal. Jadi ini preseden buruk,” ujarnya.
Surat serupa bukan kali pertama dilayangkan Tempo. Dua tahun lalu, tepatnya 20 September 2024, Tempo mengirimkan surat kepada Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria untuk membahas sosialisasi capaian kabinet Indonesia Maju. Tiga pekan kemudian, 10 Oktober 2024, surat serupa juga dikirimkan kepada Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Prabunindya Revta Revolution, kali ini menyoroti capaian kinerja Ditjen IKP.
Wakil Pemimpin Redaksi Tempo saat itu Bagja Hidayat menjelaskan, surat tersebut merupakan tindak lanjut dari tawaran lisan Kominfo untuk memproduksi berita berbayar terkait pencapaian 10 tahun Presiden Jokowi.
















