Walikota NY mengatakan dia menelepon Trump untuk menyuarakan penolakannya terhadap penguasaan Maduro – RakyatPos.id di Venezuela

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota New York Zohran Mamdani mengatakan pada hari Sabtu bahwa dia menelepon Presiden Donald Trump “secara langsung” untuk menyuarakan penolakan terhadap apa yang dia sebut sebagai “upaya perubahan rezim” di Venezuela setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya dalam operasi semalam. Anadolu Agency melaporkan.

“Saya menelepon presiden dan berbicara langsung dengannya untuk menyatakan penolakan saya terhadap tindakan ini,” kata Mamdani kepada wartawan saat konferensi pers.

Dia mengatakan keberatannya berakar pada penolakan terhadap “upaya perubahan rezim” dan tindakan yang dia yakini melanggar hukum federal dan internasional yang harus ditegakkan secara konsisten.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya pada hari yang sama, Mamdani menulis di perusahaan media sosial AS X, menyebut operasi AS di Venezuela sebagai “tindakan perang” dan “upaya terang-terangan untuk melakukan perubahan rezim.”

“Saya diberi pengarahan pagi ini tentang penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya oleh militer AS, serta rencana pemenjaraan mereka dalam tahanan federal di sini di New York City,” tulis Mamdani.

BACA: Trump mengatakan Maduro dari Venezuela ditangkap, diterbangkan ke luar negeri setelah serangan 'skala besar' AS

“Menyerang negara berdaulat secara sepihak adalah tindakan perang dan pelanggaran hukum federal dan internasional,” tambahnya.

Walikota menekankan bahwa “upaya terang-terangan untuk melakukan perubahan rezim” tidak hanya berdampak pada mereka yang berada di luar negeri, namun dampaknya meluas ke luar Venezuela dan dapat berdampak langsung pada puluhan ribu warga Venezuela yang tinggal di New York.

“Fokus saya adalah keselamatan mereka dan keselamatan setiap warga New York, dan pemerintahan saya akan terus memantau situasi dan mengeluarkan panduan yang relevan,” tambahnya.

Pernyataannya muncul setelah AS melakukan “serangan besar-besaran” terhadap Venezuela, dan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores juga “ditangkap dan diterbangkan” dari negara tersebut, kemudian dalam perjalanan ke New York City, di mana mereka akan menghadapi tuntutan federal, menurut Presiden Donald Trump.

PENDAPAT: Trump menjadikan Amerika sebagai negara nakal

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Pemimpin Oposisi Fiji Mempertanyakan Rekam Jejak Ekonomi Pemerintah Koalisi
KPK menggeledah Rumah Kepala PUPR Bengkulu, Sita Uang Tunai Rp4 Miliar
Aceh Bersiap Masuk Tahap Rehab-Recon, Mahasiswa Akan Dilibatkan Dalam Pertemuan
12 Jenazah Ditemukan Akibat Bencana Maritim di PNG, Pencarian Terus Dilanjutkan
Pekerjaan Yadyn, jaksa yang membawa Febrie Adriansyah ke KPK
Aturan Baru: Calon Penerima Renovasi Rumah Tak Harus Memiliki Sertifikat Tanah
Duel PSSI Kota Banda Aceh Vs Pemkot Sabang 5-5 Hasilkan 10 Gol, Begini Jalannya Pertandingan
Lima kecamatan di Kota Subulussalam diguyur hujan ringan, Rundeng dilanda udara berkabut

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:29 WIB

Pemimpin Oposisi Fiji Mempertanyakan Rekam Jejak Ekonomi Pemerintah Koalisi

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:17 WIB

KPK menggeledah Rumah Kepala PUPR Bengkulu, Sita Uang Tunai Rp4 Miliar

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:59 WIB

Aceh Bersiap Masuk Tahap Rehab-Recon, Mahasiswa Akan Dilibatkan Dalam Pertemuan

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:22 WIB

12 Jenazah Ditemukan Akibat Bencana Maritim di PNG, Pencarian Terus Dilanjutkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:53 WIB

Pekerjaan Yadyn, jaksa yang membawa Febrie Adriansyah ke KPK

Berita Terbaru

HEADLINE

San Diego FC mengakuisisi Elias Achouri dari FC Copenhagen

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:49 WIB