Tiga orang tewas pada hari Senin dalam serangan pesawat tak berawak Israel yang menargetkan kendaraan di Lebanon selatan, yang merupakan pelanggaran baru terhadap perjanjian gencatan senjata, kata media Lebanon, Anadolu melaporkan.
Serangan itu menghantam sebuah mobil di jalan Aqtnit–Quneitra di distrik Sidon, berita negara… pic.twitter.com/uNUIKO1TBM
— Pemantau Timur Tengah (@MiddleEastMnt) 3 Januari 2026
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tiga orang tewas Senin dalam serangan pesawat tak berawak Israel yang menargetkan kendaraan di Lebanon selatan, yang merupakan pelanggaran baru terhadap perjanjian gencatan senjata, kata media Lebanon, Anadolu laporan.
Serangan tersebut menghantam sebuah mobil di jalan Aqtnit–Quneitra di distrik Sidon, kantor berita negara NNA melaporkan.
Belum ada komentar langsung dari Israel mengenai serangan itu.
Ketegangan meningkat di Lebanon selatan selama berminggu-minggu, dengan militer Israel mengintensifkan serangan udara hampir setiap hari di wilayah Lebanon, mengklaim menargetkan anggota Hizbullah dan infrastrukturnya.
Israel dan Lebanon mencapai gencatan senjata pada November 2024 setelah lebih dari setahun serangan lintas batas di tengah perang di Gaza. Lebih dari 4.000 orang tewas dan 17.000 lainnya luka-luka.
Berdasarkan gencatan senjata, pasukan Israel seharusnya menarik diri dari Lebanon selatan pada bulan Januari namun hanya mundur sebagian, dan mempertahankan kehadiran militer di lima pos perbatasan.

















