Pengadilan Menolak Klaim Bahwa Donald Trump adalah Ayah Biologis Wanita Turki

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Necla Özmen, yang tinggal di Ankara, mengajukan gugatan paternitas pada tanggal 25 September ke Pengadilan Keluarga Ankara ke-27, dengan tuduhan bahwa ayah kandungnya adalah Presiden AS Donald Trump. Dalam permohonannya, Özmen menyatakan bahwa ia lahir pada tahun 1970 dan resmi terdaftar sebagai putri Satı dan Dursun Özmen.

Özmen mengklaim bahwa pria yang terdaftar sebagai ayahnya, Dursun Özmen, meninggal pada tahun 2009, dan bahwa wanita yang membesarkannya, Satı Özmen, mengungkapkan kebenarannya pada tahun 2017. Menurut Özmen, dia diberitahu bahwa ibu kandungnya adalah seorang warga negara AS bernama Sophia, yang diduga hamil karena hubungannya dengan Trump dan kemudian memberikan bayi tersebut kepada Satı Özmen setelah melahirkan anak yang lahir mati.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Özmen meminta tes DNA untuk menentukan ayah

Dalam putusannya tertanggal 10 Oktober, pengadilan memutuskan bahwa tuntutan tersebut tidak didukung oleh bukti nyata. Putusan tersebut menyatakan bahwa kekurangan dalam gugatan tersebut bersifat substantif dan bukan prosedural, sehingga pengadilan tidak dapat memberikan waktu untuk memperbaikinya. Pengadilan menegaskan bahwa persidangan tidak dapat dilakukan berdasarkan tuntutan dan bukti yang tidak disajikan dengan baik, sehingga menolak perkara tersebut.

“Aku hanya ingin tahu yang sebenarnya”

Berbicara setelah keputusan tersebut, Özmen mengatakan dia telah mengajukan banding dan juga telah mengajukan petisi ke Kedutaan Besar AS dan pengadilan di Amerika Serikat. Dia menegaskan kembali bahwa tujuannya bukan untuk menimbulkan kerugian, tetapi hanya untuk mengetahui apakah Trump adalah ayah kandungnya.

“Saya hanya ingin mengetahui kebenarannya,” kata Özmen. “Jika dia setuju, hal ini bisa diklarifikasi dengan tes DNA. Saya ingin berbicara dengannya. Saya yakin dia adalah ayah yang baik dan dia tidak akan meninggalkan saya.”

Özmen menambahkan bahwa dia sedang menunggu hasil dari proses banding.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Rombongan OTT Pemalang Tiba di Gedung KPK, Ada Istri Bupati Anom Widiyantoro
Tak melarang, begitulah cara SMP Bumi Usaha Cendekia Yogyakarta mengalihkan siswanya dari penggunaan gadget
Sengketa Papua Barat: Irredentisme Indonesia
Dua Anak Satpam yang Meninggal di Waduk Jatiluhur Dapat Beasiswa Belajar, Kemensos Berikan Bantuan
Apa yang Dikatakan dan Apa yang Terjadi
Keterampilan Menulis di Era Digital, Kadispenad: Bisa, Karena Biasa
Pemprov Papua Tengah: Cadangan Pangan Harus Disiapkan Sebelum Krisis
Roy Suryo Tuntut Kompensasi Rp 206 Juta ke Polda Metro Jaya: Kalau Dikabulkan Akan Donasi

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:50 WIB

Rombongan OTT Pemalang Tiba di Gedung KPK, Ada Istri Bupati Anom Widiyantoro

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:35 WIB

Tak melarang, begitulah cara SMP Bumi Usaha Cendekia Yogyakarta mengalihkan siswanya dari penggunaan gadget

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:55 WIB

Sengketa Papua Barat: Irredentisme Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:07 WIB

Apa yang Dikatakan dan Apa yang Terjadi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:04 WIB

Keterampilan Menulis di Era Digital, Kadispenad: Bisa, Karena Biasa

Berita Terbaru

HEADLINE

Sengketa Papua Barat: Irredentisme Indonesia

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:55 WIB