Aktivis Mesir-Inggris Alaa Abd el-Fattah tiba di Inggris setelah dibebaskan dari penjara Mesir

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LONDON, 26 Desember (Reuters) – Aktivis terkemuka Alaa Abd el-Fattah, yang dibebaskan dari penjara setelah mendapat pengampunan dari presiden Mesir pada September, telah tiba di Inggris, kata keluarga juru kampanye Mesir-Inggris dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Jumat.

Abd el-Fattah, 44, telah menjadi tahanan politik paling terkemuka di Mesir setelah menghabiskan sebagian besar masa dewasanya di dalam dan di luar tahanan karena aktivismenya, dan merupakan simbol oposisi yang langka terhadap tindakan keras di bawah pemerintahan Presiden Abdel Fattah al-Sisi.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemenjaraan yang lama terhadap Abd el-Fattah, yang memperoleh kewarganegaraan Inggris melalui ibunya, Laila Soueif, pada tahun 2021, dan berulang kali melakukan mogok makan di sampingnya memicu permohonan internasional yang luas untuk pembebasannya.

Dia mengkonfirmasi kepulangannya di Facebook: “Alhamdulillah, Alaa sampai di London dengan selamat”.

Dalam pernyataan yang lebih panjang, keluarganya mengatakan dia terbang ke Inggris pada hari Jumat dari Kairo setelah larangan perjalanannya dicabut oleh pihak berwenang Mesir pada 20 Desember. Pernyataan itu mengatakan dia akan segera bertemu kembali dengan putranya yang berusia 14 tahun, Khaled, yang tinggal di Brighton di Inggris selatan bersama ibunya.

“Saya senang Alaa Abd el-Fattah kembali ke Inggris dan bertemu kembali dengan orang-orang yang dicintainya, yang pasti merasa sangat lega,” kata Starmer di platform media sosial X.

“Saya ingin memberikan penghormatan kepada keluarga Alaa, dan kepada semua pihak yang telah bekerja dan berkampanye untuk momen ini.”

Meskipun ada kampanye yang menyerukan pembebasan Abd el-Fattah, terutama selama KTT iklim COP27 yang diselenggarakan Mesir pada tahun 2022, Sisi memaafkannya pada bulan September tahun ini, setelah memerintahkan pihak berwenang untuk mempelajari kemungkinan pengampunannya. Nama Abd el-Fattah telah dihapus dari daftar “terorisme” Mesir beberapa bulan sebelumnya.

Pada hari Jumat, Starmer juga mengucapkan terima kasih kepada presiden atas keputusannya memberikan pengampunan.

(Laporan oleh Muvija M, Penyuntingan oleh Louise Heavens)


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V
Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru