Rekap malam
Blog langsung kami akan segera ditutup hingga besok pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut perkembangan penting hari ini:
– Setidaknya satu warga Palestina tewas dan seorang lainnya terluka dalam serangan Israel di Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir, kata Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza. Jumlah korban tewas sejak gencatan senjata 10 Oktober kini mencapai 394 orang, dan 1.075 orang terluka, kata kementerian itu.
– Tujuh belas warga Palestina lainnya, termasuk empat anak-anak, tewas setelah bangunan runtuh di Jalur Gaza akibat cuaca dingin yang ekstrem, lapor Al Jazeera, mengutip Pertahanan Sipil di Gaza.
– Meskipun dilanda hujan lebat dan badai awal musim dingin selama beberapa minggu, “persediaan musim dingin” tetap “terbatas” di Gaza, kata Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (Ocha) dalam laporan hariannya.
– Pasukan Israel telah menangkap sedikitnya 40 warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki selama penggerebekan pada hari Rabu, menurut Masyarakat Tahanan Palestina (PPS). Seorang anak dan mantan tahanan termasuk di antara mereka yang ditangkap, kata kelompok advokasi tersebut.
– Puluhan warga yang mengungsi kembali ke kamp pengungsi Nur Shams di Tulkarem di Tepi Barat yang diduduki untuk mengambil barang-barang mereka sebelum pasukan Israel menghancurkan 25 bangunan tempat tinggal.
– Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengumumkan pada hari Rabu bahwa Israel telah menyetujui perjanjian gas alam dengan Mesir, dan menyebutnya sebagai perjanjian “yang terbesar yang pernah ada”, senilai hampir $35 miliar.
– Kepolisian Metropolitan dan Greater Manchester telah mengumumkan bahwa mereka akan menangkap orang-orang yang meneriakkan “globalisasi intifada” atau memegang plakat yang bertuliskan kalimat tersebut.
















