
Kepala Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada hari Sabtu bahwa setidaknya 10 orang di Jalur Gaza telah meninggal dalam 24 jam terakhir akibat hujan lebat, ketika ribuan keluarga pengungsi Palestina berlindung di tenda-tenda dengan sedikit perlindungan dari kondisi musim dingin yang keras, Anadolu melaporkan. Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan di media sosial bahwa kombinasi paparan virus, air dan sanitasi yang tidak memadai, serta kondisi tempat tinggal yang terlalu padat kemungkinan akan menyebabkan lonjakan infeksi saluran pernapasan akut, termasuk influenza, serta penyakit hepatitis dan diare. Dia mengatakan WHO terus menghadapi kendala dalam mengirimkan reagen laboratorium dan peralatan diagnostik ke Gaza, mengingat banyak pasokan yang ditolak masuk karena diklasifikasikan sebagai barang yang dapat digunakan ganda. Tedros menyerukan (…)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
















