Rusia menyerang dua pelabuhan Ukraina, merusak tiga kapal milik Turki

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yuliia dan Max Hunder

Kyiv, 12 Desember (Reuters) – Rusia menyerang dua pelabuhan Ukraina pada Jumat, merusak tiga kapal milik Turki termasuk sebuah kapal yang membawa pasokan makanan, kata pejabat Ukraina dan seorang pemilik kapal, beberapa hari setelah Moskow mengancam akan memutus “Ukraina dari laut”.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin bersumpah akan melakukan pembalasan terhadap serangan drone maritim Kiev terhadap kapal tanker “armada bayangan” Moskow yang diduga digunakan untuk mengekspor minyak, yang menurut Kyiv merupakan sumber utama pendanaan Rusia untuk perang yang telah berlangsung hampir empat tahun.

Serangan pada hari Jumat terjadi beberapa jam setelah Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan kepada Putin bahwa gencatan senjata terbatas untuk fasilitas energi dan pelabuhan dapat bermanfaat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy memposting foto yang menunjukkan api besar berkobar di atas kapal di pelabuhan Chornomorsk di wilayah Odesa, dan petugas pemadam kebakaran sedang berusaha mengatasi kobaran api tersebut.

“Ini membuktikan sekali lagi bahwa Rusia tidak hanya gagal memanfaatkan peluang diplomasi dengan cukup serius, namun juga terus melanjutkan perang yang justru menghancurkan kehidupan normal di Ukraina,” katanya.

Pemilik kapal tersebut, Cenk Shipping, mengatakan kapal Cenk T menjadi sasaran serangan sekitar pukul 16.00 waktu Ukraina (14.00 GMT).

Tidak ada korban jiwa di antara awak kapal, dan kerusakan yang ditimbulkan terbatas, tambahnya.

Reuters memverifikasi momen serangan yang terlihat pada video yang dipublikasikan di X. Kapal dalam klip tersebut cocok dengan Cenk T, dan derek serta bangunannya cocok dengan citra satelit dari pelabuhan Chornomorsk.

Fabian Hinz, peneliti analisis pertahanan dan militer di Institut Internasional untuk Studi Strategis, mengatakan senjata yang terlihat adalah drone ⁠Geran-2 Rusia dalam konfigurasi berkeliaran.

Kementerian Pertahanan Rusia tidak segera membalas permintaan komentar Reuters.

“Serangan ini ditujukan pada logistik sipil dan pelayaran komersial,” kata Wakil Perdana Menteri Ukraina Oleksiy Kuleba.

KESELAMATAN NAVIGASI TERTARGET

Rusia menyerang pelabuhan Ukraina dengan drone dan rudal balistik, tambah Kuleba.

Dia mengatakan bahwa seorang karyawan sebuah perusahaan swasta terluka dalam serangan terpisah di pelabuhan Odessa, dan sebuah pemuat kargo rusak di sana.

Juru bicara angkatan laut Ukraina mengatakan kepada Reuters bahwa total ada tiga kapal yang rusak, semuanya milik Turki. Namun juru bicaranya tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Kementerian luar negeri Turki mengonfirmasi adanya kerusakan di pelabuhan Chornomorsk, dan menambahkan bahwa tidak ada laporan mengenai warga Turki yang terluka.

Reuters dapat memverifikasi kapal tersebut berdasarkan desain dan nama haluan yang cocok dengan gambar file kapal Cenk T.

“Kami menegaskan kembali perlunya pengaturan di mana, untuk mencegah eskalasi di Laut Hitam, serangan yang menargetkan keselamatan navigasi serta infrastruktur energi dan pelabuhan para pihak ditangguhkan,” kata pernyataan kementerian tersebut.

Tiga pelabuhan besar Laut Hitam di wilayah ‌Odesa adalah arteri ekonomi utama bagi Ukraina, yang merupakan eksportir komoditas utama.

Selain serangan terhadap kapal tanker “armada bayangan” Moskow, Ukraina telah meningkatkan tekanan terhadap Rusia dengan menyerang sasaran di Laut Kaspia minggu ini, termasuk kapal yang diduga membawa peralatan militer dan anjungan minyak besar.

(Tokkan, Kirsten Donove, Pelukan Lawson)


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru