PBB memperingatkan rekor pengungsi Palestina dan serangan pemukim ilegal Israel di Tepi Barat – RakyatPos.id

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PBB pada hari Jumat memperingatkan akan meningkatnya pengungsian dan kekerasan di Tepi Barat yang diduduki, mengingat tingginya tingkat serangan pemukim ilegal Israel dan penghancuran rumah. Anadolu melaporkan.

Mengutip Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), juru bicara PBB Farhan Haq pada konferensi pers mengatakan bahwa “sejak awal tahun ini, lebih dari 1.000 orang telah mengungsi di Area C, yang mencakup sekitar 60% Tepi Barat dan di mana, seperti di Yerusalem Timur, pemerintah Israel memegang kendali eksklusif, termasuk dalam penegakan hukum, perencanaan dan konstruksi.”

“Sebagian besar pengungsi yang rumahnya dibongkar oleh otoritas Israel karena tidak memiliki izin mendirikan bangunan yang dikeluarkan Israel, yang hampir mustahil diperoleh warga Palestina,” katanya, seraya menekankan bahwa “tingkat pengungsian ini merupakan rekor tahunan tertinggi kedua sejak 2009.”

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Haq juga menyoroti berlanjutnya kekerasan ilegal terhadap pemukim Israel, dan mengatakan bahwa OCHA “terus mendokumentasikan tingginya tingkat serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina dengan dampak kemanusiaan yang menghancurkan sejak awal tahun ini,” seraya menambahkan bahwa “hingga hari ini, rata-rata lima serangan semacam itu telah tercatat setiap hari.”

Mendesak perlindungan warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, Haq lebih lanjut menyerukan langkah-langkah yang mencakup “menghentikan hukuman dan penghancuran yang melanggar hukum lainnya serta mencegah serangan oleh pemukim.”

BACA: Israel menyetujui rencana untuk melegalkan 19 pemukiman di Tepi Barat

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru