Battle of Minds: Bagaimana Israel mengendalikan narasi global? | kebijakan

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 00:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel melancarkan perang yang sejajar dengan perang militer, tujuannya adalah untuk mengendalikan narasi global, menggunakan miliaran dolar, perusahaan teknologi raksasa, dan jaringan lobi politik untuk membungkam suara apa pun yang mendukung perjuangan Palestina.

Menurut episode “Battle of the Minds” dari program “Boycott”, yang disiarkan di situs Al Jazeera 360 pada 11/12/2025 dan dapat diikuti dari tautan (ini), terdapat sistem alat terpadu yang digunakan penjajah untuk memaksakan narasinya, dimulai dengan berdirinya surat kabar “Jerusalem Post” pada tahun 1948 untuk mempromosikan narasi Israel ke opini publik Barat, hingga miliaran dolar dalam bentuk kontrak dengan teknologi. raksasa.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Episode tersebut memantau bagaimana Gerakan Boikot (BDS) berubah menjadi “bahaya strategis” di mata pemerintah Israel, ketika berkasnya dipindahkan pada tahun 2013 dari Kementerian Luar Negeri ke Kementerian Urusan Strategis, yang hanya menangani dua berkas: program nuklir Iran dan gerakan BDS.

Menurut laporan majalah The Nation, Israel dan lobi Zionis menghabiskan sekitar $900 juta untuk melawan gerakan boikot dalam beberapa tahun, sementara anggaran Kementerian Urusan Strategis melebihi $70 juta per tahun untuk mengelola operasi “propaganda hitam” dan mencemarkan nama baik serta mengkriminalisasi aktivis.

Dalam konteks terkait, Human Rights Watch mendokumentasikan lebih dari seribu kasus penyensoran konten yang mendukung Palestina, yang dilakukan oleh perusahaan “Meta” selama bulan Oktober dan November 2023 saja, dalam pola eksklusi digital yang sistematis.

Episode tersebut menyoroti proyek “Nimbus”, yang ditandatangani pemerintah Israel pada tahun 2021 dengan Google dan Amazon, senilai $1,2 miliar, dan memberi tentara Israel alat canggih untuk pengenalan wajah, pelacakan objek, dan analisis emosi.

Kampanye pelecehan

Laporan tersebut menyajikan kesaksian insinyur Zelda Montes, yang dikeluarkan dari YouTube setelah berpartisipasi dalam protes terhadap proyek tersebut, di mana dia menggambarkan bagaimana dia menjadi sasaran kampanye pelecehan yang terorganisir dan dituduh “anti-Semitisme” hanya karena menentang keterlibatan perusahaan tersebut dalam pendudukan.

Di sisi lain, episode tersebut mengulas pengalaman mantan Wali Kota Barcelona Ada Colao, yang menangguhkan hubungan kotanya dengan Tel Aviv, dan menghadapi kampanye kotor dan tuntutan pidana, dengan menekankan bahwa “mencegah demonstrasi yang mendukung Palestina adalah tindakan yang tidak demokratis dan melanggar hak-hak dasar.”

Pada tingkat suara Yahudi yang menentang Zionisme, episode ini menyoroti kesaksian sejarawan Israel Ilan Pappe, yang menggambarkan bagaimana masyarakat Israel direkayasa untuk menjadi “rasis dan superior,” dan memperingatkan bahwa generasi baru “lebih rasis dibandingkan generasi sebelumnya.”

Rabi Yerahmiel Hirsch dari gerakan Neturei Karta menekankan bahwa Zionisme adalah “sebuah kontradiksi mutlak terhadap apa yang seharusnya menjadi seorang Yahudi,” dan mencatat bahwa 99,9% Yudaisme Ortodoks secara historis menentang gagasan Zionis.

Episode ini diakhiri dengan kesaksian seniman Inggris Roger Waters, pendiri band Pink Floyd, yang menjadi sasaran kampanye sistematis untuk menghancurkan karir seninya karena dukungannya terhadap Palestina, menekankan bahwa “gerakan boikot telah mencapai kemajuan luar biasa” meskipun ada banyak upaya untuk memutarbalikkan dan membungkam.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru