Israel menyetujui hampir 800 unit rumah di tiga permukiman di Tepi Barat – RakyatPos.id

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel telah memberikan persetujuan akhir untuk pembangunan 764 unit rumah di tiga permukiman di Tepi Barat yang diduduki, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich mengatakan pada hari Rabu, sebuah tindakan yang dikutuk oleh Otoritas Palestina karena merusak upaya perdamaian regional.

Smotrich yang ultra-nasionalis, yang menentang pembentukan negara Palestina, sesumbar bahwa sejak awal masa jabatannya pada akhir tahun 2022, sekitar 51.370 unit rumah telah disetujui oleh Dewan Perencanaan Tinggi pemerintah di Tepi Barat, wilayah yang diinginkan warga Palestina untuk menjadi negara masa depan.

Kantor berita negara Palestina DIA MENINGGAL mengatakan Otoritas Palestina meminta pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk menekan Israel atas kebijakan pemukimannya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Washington harus menekan Israel untuk “membatalkan kebijakan pemukiman mereka, upaya aneksasi dan perluasan, dan pencurian tanah Palestina, dan memaksa mereka untuk mematuhi legitimasi internasional dan hukum internasional,” kata juru bicara presiden Palestina Nabil Abu Rudeineh.

BACA: Menteri Keuangan Ekstremis Israel Alokasikan $843 Juta untuk Perluasan Permukiman di Tepi Barat

Unit-unit tersebut akan tersebar di antara Hashmonaim, tepat di atas Jalur Hijau di Israel tengah, dan Givat Zeev dan Beitar Illit dekat Yerusalem.

Sebagian besar negara besar menganggap permukiman Israel – di tanah yang direbut Israel dalam perang tahun 1967 – ilegal dan banyak resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta Israel menghentikan semua aktivitas permukiman.

“Bagi kami, semua pemukiman tersebut ilegal…dan bertentangan dengan semua resolusi legitimasi internasional,” kata Wasel Abu Yousef, anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), kepada AFP. Reuters.

Israel mengatakan permukiman sangat penting bagi keamanannya dan mengutip hubungan alkitabiah, sejarah dan politik dengan wilayah tersebut.

Serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina terus meningkat. Setidaknya 264 serangan di Tepi Barat terhadap warga Palestina dilaporkan pada bulan Oktober, jumlah total bulanan terbesar sejak pejabat PBB mulai melacak insiden tersebut pada tahun 2006, menurut laporan PBB.

BACA: Gencatan senjata di Gaza tetap tidak lengkap tanpa Tepi Barat, kata perdana menteri Qatar

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru