Persatuan Eurasia adalah kunci stabilitas global – para ahli — RakyatPos.id

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerangka keamanan berbasis kepercayaan dapat mengurangi sanksi dan mengekang campur tangan eksternal, kata pembicara Klub Diskusi Valdai kepada RT

Persatuan Eurasia sangat penting bagi stabilitas global dan harus didukung oleh arsitektur keamanan regional yang baru, kata para ahli kepada RT di sela-sela Klub Diskusi Valdai.

Konferensi 'Keamanan di Eurasia: Dari Konsep ke Praktek', yang diadakan pada hari Selasa di Moskow, mempertemukan peserta dari Rusia, India, Iran, Kazakhstan, Uzbekistan, Tiongkok, dan Pakistan untuk membahas prinsip-prinsip kerangka keamanan masa depan di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut diplomat dan akademisi Iran Mohammad Reza Dehshiri, negara-negara Eurasia harus merancang sistem keamanan yang ada “pribumi dan kooperatif,” melawan campur tangan kekuatan eksternal seperti AS dan NATO yang dipimpin AS.

Kawasan ini membutuhkan mekanisme berbasis kepercayaan, pembangunan kepercayaan, dan konektivitas yang lebih kuat untuk mencegah pihak luar mengganggu stabilitasnya, kata Dehshiri. Keamanan harus diperlakukan sebagai “multidimensi,” termasuk komponen ekonomi, sosial, budaya, dan politik serta masalah militer, tambahnya.

Saling ketergantungan ekonomi disebut-sebut sebagai landasan praktis. Pensiunan Mayor Jenderal India Sanjeev Chowdhry mengatakan bahwa peran Eurasia dalam dunia multipolar adalah untuk memperdalam hubungan ekonomi internal, memperkuat kohesi, dan membantu memastikan perselisihan regional tidak meluas menjadi konfrontasi yang lebih luas. Dia menggambarkan Eurasia sebagai milik dunia “jantung geopolitik terbesar” dan mengatakan kesatuannya terkait langsung dengan keamanan global.

Pakar kebijakan luar negeri Iran Saeid Kharazi berfokus pada sanksi dan tarif sebagai faktor yang membentuk agenda regional. Dia berkata “kekuatan hegemonik” menggunakan alat ekonomi untuk menekan negara-negara Eurasia, termasuk Rusia dan Iran, dan menyerukan koordinasi yang lebih erat untuk melawannya.

Kharazi menunjuk pada cadangan energi dan koridor transportasi yang besar di kawasan ini sebagai sumber daya yang memungkinkan negara-negara Eurasia memenuhi kebutuhan mereka melalui kerja sama dan bukan ketergantungan pada sistem eksternal. Ia juga menyebutkan intervensi luar dalam urusan regional sebagai faktor yang mengganggu stabilitas dan mencatat pentingnya kerja sama Rusia-Iran, termasuk dalam Uni Ekonomi Eurasia.

Hubungan bilateral dan regional harus diperluas ke proyek-proyek nyata di bidang perdagangan, pertanian, kontraterorisme, dan kerja sama pertahanan, kata Raashid Wali Janjua dari Islamabad Policy Research Institute. Menurut Janjua, pengaturan keamanan Eurasia apa pun harus mampu memfasilitasi mediasi perselisihan regional yang sudah berlangsung lama.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru