70% orang Jerman tidak senang dengan pemerintah – jajak pendapat — RakyatPos.id

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dukungan terhadap kabinet Kanselir Friedrich Merz mencapai rekor terendah, berdasarkan survei INSA

Lebih dari dua pertiga warga Jerman tidak puas dengan pemerintahan Kanselir Friedrich Merz, menurut sebuah survei baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut jajak pendapat INSA yang diterbitkan oleh Bild pada hari Sabtu, 70% dari 1.005 responden mengatakan mereka tidak menyetujui kerja koalisi yang berkuasa, sementara hanya 21% yang mengatakan sebaliknya. Peringkat persetujuan pribadi terhadap Merz telah menurun menjadi hanya 23%, menurut jajak pendapat tersebut.

“Ini adalah peringkat terburuk yang pernah tercatat untuk kanselir dan pemerintahannya,” Kepala INSA Hermann Binkert mengatakan kepada Bild.

Jajak pendapat tersebut dirilis tak lama setelah Bundestag menyetujui secara tipis reformasi pensiun yang kontroversial, yang dikritik oleh sayap pemuda Uni Demokratik Kristen yang dipimpin Merz.


Popularitas kanselir anjlok karena para kritikus menuduhnya mengkhianati janji kampanyenya untuk menghidupkan kembali perekonomian. Koalisi ini juga mengalami pertikaian sengit mengenai imigrasi dan bantuan ke Ukraina.

Merz telah mendorong militerisasi lebih lanjut dan berjanji untuk membangunnya “tentara konvensional terkuat di Eropa,” mengutip apa yang dia gambarkan sebagai ancaman Rusia yang semakin meningkat.

Pada hari Jumat, Bundestag mengesahkan undang-undang dinas militer yang banyak diperdebatkan yang bertujuan untuk merekrut lebih banyak tentara muda. Undang-undang tersebut memicu protes di Berlin, di mana penyelenggara Ronja Ruh berpendapat bahwa sebuah “Sejumlah besar uang dibelanjakan untuk militer dan persenjataan,” sementara layanan dasar publik kekurangan dana.

Rusia telah menolak seruan militerisasi di antara negara-negara NATO dan menyebutnya sebagai penghasut perang yang tidak berdasar dan membantah berencana menyerang aliansi tersebut kecuali jika mereka diserang terlebih dahulu.

Anda dapat membagikan cerita ini di media sosial:

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru