Netanyahu mengatakan dia tidak akan berhenti berpolitik jika dia menerima pengampunan

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 03:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JERUSALEM, 7 Desember (Reuters) – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Minggu bahwa dia tidak akan pensiun dari politik jika dia menerima pengampunan dari presiden negara itu dalam persidangan korupsi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Ketika ditanya oleh seorang wartawan apakah ia berencana pensiun dari kehidupan politik jika ia menerima pengampunan, Netanyahu menjawab: “tidak”.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Netanyahu bulan lalu meminta pengampunan dari Presiden Isaac Herzog, dan pengacara perdana menteri berpendapat bahwa seringnya hadir di pengadilan akan menghambat kemampuan Netanyahu untuk memerintah dan bahwa pengampunan akan baik bagi negara.

Pengampunan di Israel biasanya diberikan hanya setelah proses hukum selesai dan terdakwa dinyatakan bersalah. Tidak ada preseden untuk mengeluarkan pengampunan di tengah persidangan.

Netanyahu telah berulang kali membantah melakukan kesalahan dalam menanggapi tuduhan suap, penipuan dan pelanggaran kepercayaan, dan pengacaranya mengatakan bahwa perdana menteri masih percaya bahwa proses hukum, jika diselesaikan, akan menghasilkan pembebasan penuh.

Presiden AS Donald Trump menulis surat kepada Herzog, sebelum Netanyahu mengajukan permintaannya, mendesak presiden Israel untuk mempertimbangkan memberikan pengampunan kepada perdana menteri.

Beberapa politisi oposisi Israel berpendapat bahwa pengampunan apa pun harus bergantung pada Netanyahu yang pensiun dari politik dan mengakui kesalahannya. Pihak lain mengatakan perdana menteri harus terlebih dahulu mengadakan pemilihan nasional, yang dijadwalkan pada Oktober 2026.

(Laporan oleh Alexander Cornwell, diedit oleh Philippa Fletcher)


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru