PADANG PANJANG, tniad.mil.id— Longsor melanda kawasan Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, sekitar pukul 10.00 WIB. Pergerakan material tanah dari tebing menyebabkan jalan tertimbun dan sejumlah rumah warga rusak.
Saat proses penanganan dan evakuasi masyarakat berlangsung, tanah longsor kembali terjadi dan menimpa petugas di lokasi. Tiga personel TNI AD yang membantu evakuasi juga terdampak material longsor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapendam XX/TIB Letkol Kav Taufiq, S.Sos., MM menjelaskan, berdasarkan informasi awal, dua personel Subdenpom XX/5 Padang Panjang dinyatakan hilang kontak, yakni Pelda Yudi Gusnadi dan Prada Zeni Marpaung. Sementara satu personel lainnya, Serda Robi, Babinsa Koramil X/Koto Kodim 0307/Tanah Datar ditemukan tewas dan jenazahnya berhasil dievakuasi.
“Mereka adalah prajurit-prajurit terbaik yang gugur dalam menjalankan tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah Sumbar yang kita cintai. Mari kita berdoa bersama agar musibah ini segera berakhir,” kata Kapendam.
Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, relawan dan pemerintah daerah terus melakukan pencarian dua personel TNI yang masih hilang, serta membersihkan material longsor untuk membuka kembali akses yang tertutup. Upaya tersebut dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel, mengingat kondisi lahan yang belum stabil. (Dispenad)
















