TNI AD dan TWP AD Gelombang pembangunan ribuan rumah non-dinas dan pegawai negeri sipil

- Jurnalis

Minggu, 23 Maret 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang, tniad.mil.id-Army Army (TNI AD) bersama dengan Badan Manajemen Tabungan (BP TWP) dari tentara iklan secara resmi memulai pembangunan ribuan rumah non-Dinas untuk tentara dan pegawai negeri (PN) dari tentara, ditandai oleh peletakan batu pertama di Kabupaten Serang, Banten, Minggu (9/3/20).

Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya tentara untuk meningkatkan kesejahteraan tentara dan pegawai negeri dengan menyediakan tempat tinggal yang layak, nyaman dan terjangkau.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam sebuah pernyataan tertulis yang dibacakan oleh Letnan Jenderal Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) Erwin Djatniko, S. Sos, menekankan bahwa program perumahan ini adalah bagian dari komitmen Angkatan Darat untuk memastikan kesejahteraan anggota dan keluarga mereka.

“Kesejahteraan tentara dan pegawai negeri adalah prioritas tentara. Melalui program ini, kami berharap mereka dapat memiliki tempat tinggal yang nyaman dan berkualitas,” kutipan Irjenad.

Selain tempat tinggal, berbagai fasilitas pendukung juga akan dibangun, seperti tempat ibadah, fasilitas olahraga, taman bermain, dan akses transportasi yang baik. Selain itu, sistem kepemilikan dirancang dengan skema kredit perumahan yang terjangkau sebagaimana disiapkan oleh TWP AD, membuatnya lebih mudah bagi tentara dan pegawai negeri sipil untuk memiliki tempat tinggal pribadi.

Peletakan batu pertama dilakukan dengan Menteri Perumahan dan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait dan dihadiri oleh pejabat iklan Indonesia, pemerintah daerah, dan mitra pengembang. Perkembangan ini diharapkan akan segera diselesaikan sehingga dapat dihuni secara langsung oleh tentara dan pegawai negeri.

Pembangunan rumah non-Dinas ini meliputi beberapa lokasi, yaitu Graha Kartika Pesona di Serang dari 2.023 unit, Sirnajaya kartika di Bekasi Kabupaten sebanyak 770 unit, Graha Kartika Sedayu di Bantul Regency 530 Unit, Griya Sepemana di Boor BoRa, Bantul Regency 530 Unit, Griya di Boor BoRa. Kabupaten, Jawa Tengah, sebanyak 1.367 unit.

Di masa depan, tentara dan iklan TWP akan terus mencari lokasi strategis lainnya di berbagai wilayah di Indonesia sehingga lebih banyak tentara dan pegawai negeri dapat memiliki rumah di dekat tempat resmi mereka.

Program ini adalah manifestasi konkret dari perhatian tentara dalam meningkatkan kesejahteraan para anggotanya, sejalan dengan visi menciptakan profesional, makmur, dan siap untuk melaksanakan tugas tugas negara secara optimal. (Dispenad)

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?
Di dalam janji dan resepsi pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce – NBC New York
Ilmuwan Aceh Berbagi Pengalaman Soal Topan Senyar di Thailand, Türkiye Tuan Rumah AIWEST-DR 2027
Cole Hauser Tentang “Tantangan” 'Dutton Ranch' Tanpa Taylor Sheridan”.
Meski sudah meminta maaf, Hotman Paris tetap diproses hukum, Polda Metro memeriksa 10 saksi
Hilirisasi Kepulauan Andaman Sebagai Titik Balik Bagi Aceh
Menjaga Hutan Mangrove Tanah Papua: Paru-Paru Terakhir Indonesia
AJI Desak Prabowo Minta Maaf atas Tudingan Jurnalis Londo Ireng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:55 WIB

Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:32 WIB

Di dalam janji dan resepsi pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce – NBC New York

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:19 WIB

Ilmuwan Aceh Berbagi Pengalaman Soal Topan Senyar di Thailand, Türkiye Tuan Rumah AIWEST-DR 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:59 WIB

Cole Hauser Tentang “Tantangan” 'Dutton Ranch' Tanpa Taylor Sheridan”.

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:48 WIB

Meski sudah meminta maaf, Hotman Paris tetap diproses hukum, Polda Metro memeriksa 10 saksi

Berita Terbaru