Orang Afrika tidak ingin terlibat dengan Barat – analis kepada RT — RT Africa

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juli 2024 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala diplomat Uni Eropa baru-baru ini mengakui adanya dukungan tingkat tinggi terhadap Rusia di benua tersebut

Negara-negara Afrika tidak memandang Rusia karena negara itu menentang Barat, tetapi karena Moskow memperlakukan mereka dengan penghargaan dan rasa hormat, kata Joe Mhlanga, pendiri dan editor Behind the News Network, kepada RT pada hari Jumat.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komentar tersebut muncul setelah kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengakui keterkejutannya minggu ini atas tingginya tingkat dukungan untuk Rusia di antara orang-orang di Afrika. Borrell mendesak blok tersebut untuk terlibat dalam lebih banyak perang informasi di benua itu untuk memperbaiki situasi dan memastikan orang Afrika memiliki “informasi yang benar.”

“Orang Afrika tidak mendukung Rusia atau Presiden Putin karena mereka melawan Barat – tidak, itu adalah perbuatan baik yang dilakukan Rusia untuk orang Afrika,” kata Mhlanga. “Itulah perlakuan yang mereka terima dari Rusia. Itu pulalah cara mereka diterima di Moskow.”

Menurut Mhlanga, berbeda dengan Rusia, Barat “masih memandang orang Afrika seperti mereka bodoh.”


Orang Afrika mendukung Rusia – Borrell dari UE

“Selama 500 tahun terakhir (Barat) telah berada di Afrika, mereka telah menindas orang Afrika – dan mereka pikir hal itu akan berlangsung selamanya,” katanya, seraya menambahkan bahwa orang Afrika sekarang “tidak ingin ada hubungannya dengan Barat.”

“Sudah saatnya bagi orang Afrika untuk mencari tempat di mana mereka akan dihargai dan diterima. Bukan tempat di mana mereka akan digunakan sebagai kelinci percobaan seperti yang telah dilakukan Barat terhadap orang Afrika,” dia berkata.

Pada hari Kamis, saat berbicara di Forum Publik NATO di Washington DC, Borrell mengakui bahwa “Di Afrika, orang-orang mendukung Putin” dan menekankan perlunya “menyebarkan berita dan menguasai dunia maya” di Afrika. Uni Eropa adalah “sangat aktif” di daerah itu, katanya.

Moskow telah berulang kali menegaskan bahwa negara-negara Afrika memiliki hak untuk “memilih jalur pengembangan mereka sendiri” serta mitra politik dan ekonomi mereka “tergantung pada kepentingan nasional mereka sendiri.”

Anda dapat membagikan cerita ini di media sosial:

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Pemimpin Oposisi Fiji Mempertanyakan Rekam Jejak Ekonomi Pemerintah Koalisi
KPK menggeledah Rumah Kepala PUPR Bengkulu, Sita Uang Tunai Rp4 Miliar
Aceh Bersiap Masuk Tahap Rehab-Recon, Mahasiswa Akan Dilibatkan Dalam Pertemuan
12 Jenazah Ditemukan Akibat Bencana Maritim di PNG, Pencarian Terus Dilanjutkan
Pekerjaan Yadyn, jaksa yang membawa Febrie Adriansyah ke KPK
Aturan Baru: Calon Penerima Renovasi Rumah Tak Harus Memiliki Sertifikat Tanah
Duel PSSI Kota Banda Aceh Vs Pemkot Sabang 5-5 Hasilkan 10 Gol, Begini Jalannya Pertandingan
Lima kecamatan di Kota Subulussalam diguyur hujan ringan, Rundeng dilanda udara berkabut

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:29 WIB

Pemimpin Oposisi Fiji Mempertanyakan Rekam Jejak Ekonomi Pemerintah Koalisi

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:17 WIB

KPK menggeledah Rumah Kepala PUPR Bengkulu, Sita Uang Tunai Rp4 Miliar

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:59 WIB

Aceh Bersiap Masuk Tahap Rehab-Recon, Mahasiswa Akan Dilibatkan Dalam Pertemuan

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:22 WIB

12 Jenazah Ditemukan Akibat Bencana Maritim di PNG, Pencarian Terus Dilanjutkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:53 WIB

Pekerjaan Yadyn, jaksa yang membawa Febrie Adriansyah ke KPK

Berita Terbaru

HEADLINE

San Diego FC mengakuisisi Elias Achouri dari FC Copenhagen

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:49 WIB