Polisi Inggris tangkap 5 orang selama unjuk rasa pro-Palestina di London – RakyatPos.id

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2024 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima orang ditangkap selama pawai pro-Palestina di London, yang merupakan pawai pertama di bawah pemerintahan Buruh yang baru pada hari Sabtu, Anadolu Agency melaporkan.

Puluhan ribu demonstran berkumpul untuk menyerukan gencatan senjata segera di Gaza, tempat Israel telah menewaskan lebih dari 38.000 warga Palestina sejak Oktober lalu dan menyebabkan sebagian besar warga sipil kehilangan tempat tinggal dan berisiko kelaparan.

Acara tersebut, yang diselenggarakan oleh Palestine Solidarity Campaign, menyaksikan para peserta berkumpul di Russell Square dan berjalan melalui kota, yang diakhiri dengan pidato di dekat Portcullis House.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepolisian Metropolitan, yang mengerahkan 700 petugas untuk menangani demonstrasi, mengonfirmasi penangkapan tersebut.

Satu orang ditahan atas dugaan pelanggaran ketertiban umum bermotif rasial terkait plakat, sedangkan tiga orang lainnya ditangkap karena melanggar ketentuan Undang-Undang Ketertiban Umum yang diberlakukan pada pawai tersebut, ungkapnya pada X.

BACA: Ratusan ribu orang berunjuk rasa untuk Palestina di London

Dan yang kelima atas dugaan hasutan kebencian rasial terkait dengan plakat.

Meskipun kondisi mengharuskan protes tetap dilakukan di Victoria Embankment, sekelompok pengunjuk rasa berkumpul di seberang Downing Street, dikawal oleh petugas Met.

Di antara yang hadir adalah Jeremy Corbyn, yang baru-baru ini terpilih kembali sebagai anggota parlemen independen untuk Islington Utara di Greater London.

Berbicara di hadapan khalayak, mantan pemimpin Partai Buruh itu menegaskan kembali dukungannya terhadap perjuangan Palestina. “Palestina ada dalam surat suara pemilihan ini,” kata Corbyn. “Pergantian pemerintahan tidak mengubah fakta bahwa rakyat Gaza masih dibunuh saat tidur. Dan itu tidak mengubah fakta bahwa hanya ada satu jalan menuju perdamaian yang adil dan abadi: mengakhiri pendudukan Palestina.”

Polisi Metropolitan menekankan penggunaan kewenangan mereka untuk memberlakukan persyaratan pada protes guna “meminimalkan gangguan serius terhadap masyarakat dan menyeimbangkan hak semua orang.”

Demonstrasi tersebut merupakan bagian dari serangkaian pawai rutin yang telah diadakan sejak Oktober, dengan pawai sebelumnya berakhir di Whitehall.

BACA: Houthi laporkan serangan udara baru AS-Inggris di Yaman barat

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia
KPK Ungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Bertemu Bupati Kuansing Lebih dari Sekali
Pemerintah Genjot Pembangunan 37.373 Huntap di Aceh, Kemajuannya Hanya 4,9 Persen
Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?
FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa
Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan
Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:09 WIB

AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:55 WIB

KPK Ungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Bertemu Bupati Kuansing Lebih dari Sekali

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:37 WIB

Pemerintah Genjot Pembangunan 37.373 Huntap di Aceh, Kemajuannya Hanya 4,9 Persen

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:59 WIB

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:33 WIB

FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Berita Terbaru

HEADLINE

AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia

Sabtu, 25 Jul 2026 - 03:09 WIB

HEADLINE

Pratinjau Seri: Milwaukee Brewers vs. Colorado Rockies

Sabtu, 25 Jul 2026 - 02:39 WIB