Tak hanya pemenuhan gizi anak, Rudy Susmanto menyebut MBG sebagai gerakan ekonomi kerakyatan

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan manfaat dalam memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga membantu menggairahkan perekonomian masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha di pasar tradisional.

Rudy mengatakan, program MBG merupakan wujud perhatian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gizi generasi penerus bangsa. Melalui program ini, anak mendapatkan akses rutin terhadap makanan bergizi untuk mendukung tumbuh kembangnya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI. Tidak hanya setahun sekali atau dua kali, tapi setiap hari anak-anak kita mendapatkan makanan bergizi melalui program MBG,” kata Rudy, di SDN Cileungsi 03, Selasa (20/10).

Dijelaskannya, manfaat program MBG juga dirasakan oleh sektor perekonomian masyarakat. Kebutuhan pangan untuk pemenuhan pelaksanaan program ini membuka peluang penyerapan berbagai komoditas pertanian, seperti bawang merah, selada, pisang, beras dan kebutuhan pangan lainnya.

Menurutnya, meningkatnya kebutuhan komoditas pangan juga mendorong aktivitas perdagangan di pasar tradisional dan memberikan peluang pemasaran yang lebih luas bagi petani lokal.

“Program ini tentunya membutuhkan berbagai komoditas pertanian. Kita bisa melihat bagaimana uang beredar di pasar tradisional dan apa dampaknya terhadap pendapatan petani,” jelasnya.

Rudy menambahkan, ketika produk pertanian memiliki pasar dan kepastian penyerapan, maka petani akan memperoleh manfaat ekonomi melalui peningkatan permintaan terhadap hasil panennya. Kondisi ini diharapkan dapat memperkuat mata rantai perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Ditegaskannya, Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan jumlah sekolah dan penerima manfaat MBG yang banyak, berpotensi merasakan dampak positif dari program tersebut, baik dalam pemenuhan gizi anak maupun mendongkrak perekonomian daerah.

Di sisi lain, Rudy mengakui pelaksanaan program baru memerlukan proses evaluasi dan perbaikan yang berkelanjutan. Ia mencontohkan pentingnya memperhatikan label batas waktu konsumsi pangan yang tertera pada kemasan agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak mulai dari penyelenggara program, sekolah, hingga masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan memberikan masukan yang membangun guna meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG.

“Sebagus apapun suatu program, tentu tidak akan memuaskan dan membahagiakan semua orang. Namun, jika kita mencintai bangsa ini, tentu setiap kekurangan harus dijadikan bahan evaluasi bersama,” ujarnya.

Rudy menegaskan, Pemkab Bogor akan terus mendukung pelaksanaan program MBG sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Melalui program ini diharapkan pemenuhan gizi generasi muda dapat berjalan beriringan dengan penguatan sektor pertanian, perdagangan, dan kesejahteraan masyarakat daerah.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Editor tidak bertanggung jawab atas konten atau akibat yang timbul dari konten ini. Agregator artikel oleh Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Atlet ultra-daya tahan menyelesaikan renang sejauh 900 mil di sepanjang pantai California | Kalifornia
Lewat SAR Goes to School, Basarnas Natuna Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini – Petikan
Hutto mengeksplorasi penggunaan Tesla Cybertrucks untuk polisi, departemen kota | Pflugerville – Hutto
Saking kuatnya El Nino, Sumatera-Papua diselimuti warna merah
Menko Polhukam menegaskan penegakan hukum dilakukan dalam penanganan karhutla
Jawaban NYT Connections untuk 20 Oktober 2026
Sebanyak 50 Ribu Warga Ende Belum Terlayani MBG, Satgas Dorong Perluasan SPPG
ODI Tri-Series (PAK) 2026/27, Pratinjau Pertandingan PAK vs ENG ke-2
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Atlet ultra-daya tahan menyelesaikan renang sejauh 900 mil di sepanjang pantai California | Kalifornia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Lewat SAR Goes to School, Basarnas Natuna Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini – Petikan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Tak hanya pemenuhan gizi anak, Rudy Susmanto menyebut MBG sebagai gerakan ekonomi kerakyatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Hutto mengeksplorasi penggunaan Tesla Cybertrucks untuk polisi, departemen kota | Pflugerville – Hutto

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Saking kuatnya El Nino, Sumatera-Papua diselimuti warna merah

Berita Terbaru

HEADLINE

Saking kuatnya El Nino, Sumatera-Papua diselimuti warna merah

Selasa, 20 Okt 2026 - 15:35 WIB

Al Jazeera - LIVE