PM Vanuatu Memuji Sumbangan Tiongkok untuk Pemulihan Bencana Ganda

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, RakyatPos.id – Pemerintah Vanuatu menyatakan bahwa Tiongkok telah menyumbangkan sekitar VU$11 juta (sekitar NZ$155.000) untuk membantu upaya pemulihan Vanuatu setelah bencana darurat gunung berapi dan kapal feri Ambae akhir pekan lalu.

Dalam pernyataannya pada Rabu (16/9/2026), Kantor Perdana Menteri Vanuatu mengatakan “sumbangan besar” tersebut diserahkan kepada Perdana Menteri Jotham Napat di Port Vila oleh Li Minggang, diplomat tertinggi Beijing di negara tersebut.

“Dukungan (Tiongkok) di saat kritis seperti ini menunjukkan persahabatan sejati,” kata Napat seperti dikutip dalam pernyataannya, seperti dilansir RakyatPos.id dari laman RNZ Pacific, Rabu (16/9/2026).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ambae telah mengalami peningkatan aktivitas gunung berapi sejak awal tahun ini, dengan letusan besar pada akhir Agustus yang memicu upaya respons dan pemulihan dari pemerintah setempat.

Bencana besar kapal feri pada Jumat (11/9/2026) lalu, yang hingga kini mengakibatkan dua orang tewas dan puluhan orang masih hilang, memaksa Napat batal hadir di Majelis Umum PBB bulan ini.

Kantor Perdana Menteri Vanuatu mengatakan uang tersebut akan digunakan untuk membeli mesin bor untuk menggali sumur di Ambae guna memastikan akses air bersih bagi masyarakat yang terkena dampak.

Membeli kebutuhan pokok dan bantuan bagi masyarakat di Ambae, serta mendukung tindakan tanggap dan bantuan segera terkait tragedi MV Matui.

“Bencana yang terjadi baru-baru ini mengingatkan kita bahwa kita harus terus memperkuat kapasitas kita untuk merespons, melindungi kehidupan dan mendukung komunitas kita ketika mereka sangat membutuhkan kita,” kata Perdana Menteri.

Napat meminta Li menyampaikan apresiasi sedalam-dalamnya dari Vanuatu kepada Presiden Tiongkok Xi Jinping dan rakyat Tiongkok.

Ia mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan seluruh institusi terkait di bidang tersebut.

Dia menambahkan bahwa pemerintah berharap untuk terus bekerja sama dengan mitra-mitranya untuk memastikan Vanuatu tidak mengalami keadaan yang tidak menguntungkan seperti itu lagi.

Lanjutkan Membaca

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

D-back kalah dari Marlins secara ekstra, tidak bisa naik dalam perlombaan Wild Card
Cara Prabowo Pecat Purbaya Bikin Prof Jimly Elus Dada Singgung Etika Bernegara
Gubernur Himbau Masyarakat Papua Selatan Jaga Hutan Mangrove di Pesisir Payum
Dokumen: NWSL Menerima Delapan Pengaduan Pelanggaran Seksual, Pelecehan Seksual, atau Pembalasan Tahun Ini
Seret Nama Nusron, KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Korupsi Rp106 Miliar ke Kongres NU
Istana: Presiden Tak Intervensi Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid dalam Kasus Suap HGB Summarecon
Terungkap! Begini kondisi Nusron di tengah OTT KPK
TRACE GALLAGHER: Saya belajar dari pengalaman pahit mengapa akal sehat penting di Amerika

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:09 WIB

D-back kalah dari Marlins secara ekstra, tidak bisa naik dalam perlombaan Wild Card

Kamis, 17 September 2026 - 10:17 WIB

Cara Prabowo Pecat Purbaya Bikin Prof Jimly Elus Dada Singgung Etika Bernegara

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Gubernur Himbau Masyarakat Papua Selatan Jaga Hutan Mangrove di Pesisir Payum

Kamis, 17 September 2026 - 09:31 WIB

Dokumen: NWSL Menerima Delapan Pengaduan Pelanggaran Seksual, Pelecehan Seksual, atau Pembalasan Tahun Ini

Kamis, 17 September 2026 - 09:19 WIB

Seret Nama Nusron, KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Korupsi Rp106 Miliar ke Kongres NU

Berita Terbaru

Al Jazeera - LIVE