Jayapura, RakyatPos.id – Pemerintah Vanuatu menyatakan bahwa Tiongkok telah menyumbangkan sekitar VU$11 juta (sekitar NZ$155.000) untuk membantu upaya pemulihan Vanuatu setelah bencana darurat gunung berapi dan kapal feri Ambae akhir pekan lalu.
Dalam pernyataannya pada Rabu (16/9/2026), Kantor Perdana Menteri Vanuatu mengatakan “sumbangan besar” tersebut diserahkan kepada Perdana Menteri Jotham Napat di Port Vila oleh Li Minggang, diplomat tertinggi Beijing di negara tersebut.
“Dukungan (Tiongkok) di saat kritis seperti ini menunjukkan persahabatan sejati,” kata Napat seperti dikutip dalam pernyataannya, seperti dilansir RakyatPos.id dari laman RNZ Pacific, Rabu (16/9/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ambae telah mengalami peningkatan aktivitas gunung berapi sejak awal tahun ini, dengan letusan besar pada akhir Agustus yang memicu upaya respons dan pemulihan dari pemerintah setempat.
Bencana besar kapal feri pada Jumat (11/9/2026) lalu, yang hingga kini mengakibatkan dua orang tewas dan puluhan orang masih hilang, memaksa Napat batal hadir di Majelis Umum PBB bulan ini.
Kantor Perdana Menteri Vanuatu mengatakan uang tersebut akan digunakan untuk membeli mesin bor untuk menggali sumur di Ambae guna memastikan akses air bersih bagi masyarakat yang terkena dampak.
Membeli kebutuhan pokok dan bantuan bagi masyarakat di Ambae, serta mendukung tindakan tanggap dan bantuan segera terkait tragedi MV Matui.
“Bencana yang terjadi baru-baru ini mengingatkan kita bahwa kita harus terus memperkuat kapasitas kita untuk merespons, melindungi kehidupan dan mendukung komunitas kita ketika mereka sangat membutuhkan kita,” kata Perdana Menteri.
Napat meminta Li menyampaikan apresiasi sedalam-dalamnya dari Vanuatu kepada Presiden Tiongkok Xi Jinping dan rakyat Tiongkok.
Ia mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan seluruh institusi terkait di bidang tersebut.
Dia menambahkan bahwa pemerintah berharap untuk terus bekerja sama dengan mitra-mitranya untuk memastikan Vanuatu tidak mengalami keadaan yang tidak menguntungkan seperti itu lagi.
Lanjutkan Membaca
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency


















