Virus! Streamer Mendapat Rp. 1 Miliar di Saveran, Tiba-tiba Dishub Denpasar Kirim DM Minta Datang ke Kantor

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id – Streamer Emoji mendapat hadiah Rp 1 miliar saat live. Tak lama kemudian, akun Dishub Denpasar tiba-tiba mengirimkan DM dan memintanya datang ke kantor.

Dunia maya kembali dihebohkan dengan ulah streamer asal Bali, Emoji atau Putra.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat sedang melakukan siaran langsung bermain game, tiba-tiba ia mendapat tawaran fantastis senilai Rp 1 miliar dari seorang penonton.

Belum selesai warganet dihebohkan dengan besarnya donasi tersebut, muncul kejadian lain yang tak kalah membuat penasaran.

Akun Instagram resmi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar disebut mengirimkan direct message atau DM kepada streamer tersebut.

Dalam pesan yang beredar di media sosial, akun tersebut meminta Putra datang ke kantor Dishub Denpasar untuk memberikan penjelasan terkait video saweran Rp 1 miliar yang viral.

Pesan tersebut sontak menjadi sorotan karena warganet mempertanyakan alasan Dinas Perhubungan Denpasar meminta klarifikasi terkait transaksi donasi seorang streamer.

Kejadian ini mencuat setelah akun X @recehsjaa mengunggah tangkapan layar dan video terkait kejadian tersebut pada Minggu (23/8/2026).

Dalam video berdurasi sekitar 20 detik itu, Emoji terlihat melakukan live streaming pertandingan.

Di tengah tayangan, muncul donasi dengan nominal fantastis Rp 1 miliar dari rekening bernama Ketua Parjo.

Nilai nominal tersebut kemudian menjadi perhatian publik.

Namun situasi semakin ramai setelah muncul DM dari akun Instagram @dishubdenpasar yang mengajak Putra datang ke kantor.

Dalam pesan tersebut, akun yang mengatasnamakan Dishub Denpasar meminta Putra memberikan penjelasan terkait video TikTok yang menyebutkan ada dana Rp 1 miliar.

Dalam pesan tersebut juga disebutkan bahwa pertemuan tersebut merupakan upaya klarifikasi apakah transaksi senilai Rp 1 miliar itu benar atau tidak.

Tangkapan layar percakapan tersebut kemudian diunggah ke media sosial.

Netizen pun ramai mempertanyakan kaitan Kementerian Perhubungan dengan isu donasi digital seorang streamer.

Di tengah ramainya diskusi, Dinas Perhubungan Kota Denpasar akhirnya memberikan klarifikasi.

Melalui keterangan yang dibagikan kepada masyarakat, Dinas Perhubungan Denpasar menyebut akun Instagram @dishubdenpasar telah diretas.

Kementerian Perhubungan menyatakan, rekening tersebut sudah lepas kendali sejak Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 18.00 WITA.

Dengan demikian, pesan yang dikirimkan ke streamer Emoji tersebut diklaim terkait uang Rp. Banderol harga 1 Miliar itu bukan komunikasi resmi dari Dinas Perhubungan Denpasar.

Klarifikasi ini dilakukan setelah tangkapan layar DM ramai diperbincangkan dan memicu berbagai spekulasi di media sosial.

Jika ditelusuri, kehebohan awal datang dari aksi live streaming Emoji.

Dalam tayangannya kali ini, streamer asal Bali tersebut mendapat donasi dengan nominal hingga Rp 1 miliar.

Sumbangan tersebut diduga berasal dari rekening bernama Ketua Parjo.

Momen tersebut kemudian beredar luas di media sosial hingga akhirnya muncul tangkapan layar DM akun @dishubdenpasar.

Kantor Dinas Perhubungan Denpasar memberikan penjelasan terkait Rp. Dana 1 Miliar yang muncul di video TikTok.

Situasi ini kemudian membuat masyarakat bertanya-tanya.

Pasalnya, akun yang tampaknya merupakan akun resmi instansi pemerintah tersebut seolah meminta klarifikasi kepada streamer terkait transaksi digital.

Namun setelah viral, Dinas Perhubungan Denpasar menyatakan akun Instagram mereka telah diretas.

Kasus ini akhirnya menjadi perbincangan bukan hanya karena nilai nominal saweran yang fantastis, namun juga karena munculnya DM dari rekening instansi pemerintah.

Di satu sisi, warganet penasaran dengan asal muasal donasi Rp 1 miliar yang diterima Emoji.

Di sisi lain, timbul pertanyaan terkait bagaimana akun Instagram Dinas Perhubungan Denpasar bisa digunakan untuk mengirimkan pesan tersebut.

Hingga Minggu (23/8/2026), fenomena tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial.

Klaim peretasan akun juga telah mengalihkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya keamanan akun media sosial milik instansi pemerintah.

Sementara fakta donasi Rp 1 miliar dan identitas pendonor menjadi bagian yang masih menarik perhatian warganet.

Yang jelas kejadian ini menjadi contoh bagaimana momen live streaming bisa dengan cepat menjadi perbincangan luas jika melibatkan jumlah dan rekening instansi pemerintah yang fantastis.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

VIDEO Kyiv yang Membara Dihantam Serangan Rusia di Malam Hari
Ratusan CPNS Biak Numfor Belum Terima SK PNS
Iran Ancam Musuh dengan Pembalasan yang Mahal, Senjata Terus Diproduksi
Logan Canyon ditutup di kedua arah karena kebakaran hutan
Dari pelatihan hingga jurnal ilmiah, Lucia Runggeari menceritakan kisah kopi Papua melalui bahasa Inggris
Little League Classic 2026: Tanggal, pertarungan, lokasi, dan lainnya
Gempa NTT M 7.7 Sudah 9 Hari, Prabowo Belum Tiba, Istana Beri Penjelasan
Percepatan Perekonomian Melalui Pengolahan Biodiesel di Aceh

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:04 WIB

VIDEO Kyiv yang Membara Dihantam Serangan Rusia di Malam Hari

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Ratusan CPNS Biak Numfor Belum Terima SK PNS

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Virus! Streamer Mendapat Rp. 1 Miliar di Saveran, Tiba-tiba Dishub Denpasar Kirim DM Minta Datang ke Kantor

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Iran Ancam Musuh dengan Pembalasan yang Mahal, Senjata Terus Diproduksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Logan Canyon ditutup di kedua arah karena kebakaran hutan

Berita Terbaru

HEADLINE

VIDEO Kyiv yang Membara Dihantam Serangan Rusia di Malam Hari

Senin, 24 Agu 2026 - 12:04 WIB

HEADLINE

Ratusan CPNS Biak Numfor Belum Terima SK PNS

Senin, 24 Agu 2026 - 11:38 WIB

HEADLINE

Logan Canyon ditutup di kedua arah karena kebakaran hutan

Senin, 24 Agu 2026 - 10:26 WIB

Al Jazeera - LIVE