VIDEO Kyiv yang Membara Dihantam Serangan Rusia di Malam Hari

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Serangan udara besar-besaran kembali mengguncang ibu kota Ukraina, Kyiv, pada 20 Agustus 2026.

Rudal Rusia dilaporkan menghantam wilayah tersebut dalam sebuah pemboman yang menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur dan wilayah pemukiman.

Berdasarkan data yang dihimpun, tragedi maut ini telah memakan korban jiwa sedikitnya delapan warga sekitar.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain korban jiwa, 33 orang lainnya tercatat mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda-beda akibat terkena proyektil.

Pemerintah setempat segera mengerahkan tim penyelamat ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban yang terjebak di bawah reruntuhan.

Ledakan keras yang terdengar di seluruh kota Kyiv menciptakan suasana tegang bagi warga yang berusaha mencari perlindungan dari serangan susulan


Redaktur: Aldi Rani

Suara: Dara Nazila Baca juga:

Ratusan Tentara Ukraina Kabur dari Kamp Pelatihan Jerman Baca juga:

Rusia Marah, Drone Inggris Digunakan Ukraina untuk Menyerang Moskow Baca juga:

Robert Shageyev, Mantan Perwira Angkatan Laut Ukraina yang Membelot ke Rusia, Tewas dalam Ledakan Bom

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Postingan Terakhir: Mahasiswa USK Banda Aceh Meninggal Digantung di Asrama: Sampai jumpa
Gol lapangan Harrison Butker dari jarak 69 yard menunjukkan kontroversi skor besar terbaru NFL
BMKG Mencatat Lebih dari 3.000 Titik Panas di Papua
Hutan Kalimantan dan Asap Kehutanan Kelilingi Malaysia, Kasus Asma dan ISPA Melonjak
5 hal yang dapat diambil dari latihan sepak bola terbaru di Arizona State
Ratusan CPNS Biak Numfor Belum Terima SK PNS
Virus! Streamer Mendapat Rp. 1 Miliar di Saveran, Tiba-tiba Dishub Denpasar Kirim DM Minta Datang ke Kantor
Iran Ancam Musuh dengan Pembalasan yang Mahal, Senjata Terus Diproduksi
Al Jazeera - LIVE