Ringkasan Berita:
- Proses penuaan kulit dimulai sejak usia dini dan memasuki fase subklinis sekitar usia 25-35 tahun, meski tanda-tanda penuaan belum terlihat jelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Penyusutan kolagen dipengaruhi oleh usia dan berbagai faktor seperti nutrisi, stres, tidur, paparan sinar matahari dan polusi.
- Penentuan pengobatan anti penuaan sebaiknya didasarkan pada kondisi klinis seseorang, bukan hanya usia, sehingga pasien muda dan lanjut usia tetap dapat menerima pengobatan sesuai kebutuhannya.
RakyatPos.id – Perawatan anti penuaan tidak hanya ditentukan berdasarkan usia seseorang.
Proses penuaan sebenarnya sudah dimulai sejak usia dini, meski tanda-tandanya belum terlihat jelas di permukaan kulit.
Menurut dokter, usia 25 hingga 35 tahun merupakan fase subklinis dimana proses penuaan mulai terjadi tanpa disadari.
Penyusutan kolagen juga disebut-sebut mulai terjadi sejak usia 25 tahun dan bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor gaya hidup.
Nutrisi, stres, kualitas tidur, paparan sinar matahari dan polusi juga mempengaruhi cepat atau lambatnya proses penuaan kulit terjadi.
Oleh karena itu, kondisi klinis seseorang menjadi pertimbangan penting dalam menentukan jenis pengobatan anti penuaan.
Baca juga: Begini cara Luna Maya menjaga kecantikannya dan berbagi prinsip hidup
Pasien lanjut usia juga masih mempunyai kesempatan untuk mendapatkan manfaat perawatan medis sesuai dengan kondisi kulitnya.
Oleh karena itu, pemeriksaan kondisi klinis lebih penting dibandingkan sekadar menggunakan usia sebagai patokan pengobatan.
Pertanyaan kapan waktu terbaik untuk memulai perawatan anti penuaan selalu menjadi topik hangat.
Banyak orang yang masih beranggapan bahwa prosedur estetika medis untuk mencegah penuaan hanya diperlukan ketika seseorang telah memasuki usia paruh baya, di mana garis-garis halus dan kerutan mulai terlihat sangat jelas di cermin.
Anggapan tersebut seringkali menimbulkan keraguan mendalam bagi pasien klinik kecantikan berusia 20-an yang ingin melakukan langkah pencegahan sejak dini, serta bagi pasien lanjut usia yang merasa sudah terlambat untuk memperbaiki tekstur kulit.
Meski demikian, usia bukanlah satu-satunya parameter yang menentukan langkah pengobatan seseorang.
Baca juga: Bukan Sekadar Penghangat Badan, Ini Luar Biasa Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan dan Kecantikan
Fase Subklinis dan Penipisan Kolagen
Proses penuaan pada anatomi manusia sebenarnya sudah berlangsung pada fase yang sangat awal, jauh sebelum manifestasi visualnya muncul di permukaan wajah.
Karena semuanya masih berfungsi dengan baik,” jelas pendiri Miracle Aesthetic Clinic dan Miracle Academy, Dr. Lanny Juniarti, Dipl.AAAM, pada konferensi pers Nordberg Medical Indonesia bertajuk “Regenerative Medical Aesthetic Outlook 2026” di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).
Meskipun organ dan sel pembentuk kulit masih dapat menjalankan fungsinya secara maksimal di masa muda, namun terdapat fase transisi tertentu dimana penurunan kualitas jaringan pendukung mulai terjadi secara diam-diam tanpa disadari oleh pasien.




















