Ringkasan Berita:
- Sebanyak 175 jemaah KBIHU Raudhatul Qur'an Aceh Besar berziarah, berdzikir dan berdoa di makam Habib Bugak di Gampong Pante Peusangan, Bireuen, Minggu (12/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Kegiatan yang dipimpin oleh Tgk H Sulfanwandi Hasan ini bertujuan untuk mengenang jasa-jasa Habib Bugak, khususnya wakaf Baitul Asyi yang hingga saat ini masih memberikan manfaat bagi jamaah haji Aceh.
- Rangkaian ziarah tersebut antara lain membaca sejarah perjuangan Habib Bugak, berdoa bersama, dan berkumpul antar jamaah sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Jamaluddin | Banda Aceh
RakyatPos.id, BANDA ACEH – Sebanyak 175 anggota Kelompok Kajian Haji dan Umrah Raudhatul Qur'an (KBIHU), Tungkop, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, menunaikan ibadah haji, berdzikir, dan sholat berjamaah di makam Habib Abdurrahman bin Alwi Al Habsy atau lebih dikenal dengan Habib Bugak di Gampong Pante Peusangan, Kecamatan Panjang, Kabupaten Bireuen, Minggu (12/7/2026).
Selain jamaah yang baru pulang dari Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun ini, rombongan yang dipimpin Ketua KBIHU Raudhatul Qur'an, Abu Dr Tgk H Sulfanwandi Hasan, MA, juga diisi oleh anggota kegiatan pengajian rutin KBIHU serta pengurus Lajnah Dakwah Raudhatul Qur'an (LDRQ).
Seperti diketahui, Habib Bugak merupakan tokoh ulama yang sangat penting dalam sejarah Aceh. Ulama ini dikenal luas dengan wakaf Baitul Asyi sehingga hingga saat ini seluruh jamaah haji Aceh sudah merasakan manfaatnya.
Setiap tahunnya, Jemaah Haji Aceh mendapat dana wakaf Baitul Asyi, dan untuk tahun 2026 setiap jemaah mendapat dana 2.000 riyal (sekitar 9,2 juta rupiah).
Rombongan KBIHU Raudhatul Qur'an yang diberangkatkan dengan tiga bus wisata, setibanya di lokasi acara disambut oleh keluarga Habib Bugak dan teungku-teungku dari Dayah Darussalam al-Juned, Gampong Gelanggang Baro, Kecamatan Kota Juang, Bireuen yang dipimpin oleh Tgk Adami Usman.
Usai istirahat sejenak, jamaah langsung duduk bersila di komplek makam Habib Bugak untuk membacakan dzikir, doa dan doa bersama yang dipimpin oleh Abu Dr Tgk H Sulfanwandi Hasan, MA.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan sejarah dan jejak perjuangan Habib Bugak oleh keluarga almarhum. Kegiatan kami tutup dengan silaturahmi antar jamaah, kata Tgk Sulfanwandi yang juga Wakil Talqin Thariqat Qadiriyah wan Naqsyabandiyah (TQN) Aceh cabang Pondok Pesantren Suryalaya Abah Anom Tasikmalaya, Jawa Barat.
Baca juga: KBIHU Surya Arafah Aisyiyah Abdya Gelar Bimbingan Manasik Haji
Menurut Tgk Sulfanwandi, ziarah ini sangat penting untuk mengenang jasa dan perjuangan Habib Bugak serta diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi sekarang dan mendatang dalam berbuat kebaikan bagi masyarakat.
Atas segala jasa beliau khususnya wakaf berupa dana Baitul Asyi, kami dari KBIHU Raudhatul Qur'an dan seluruh jamaah mengucapkan terima kasih kepada Habib Bugak dan keluarga besar almarhum, ujarnya.
“Kami doakan semoga pahala zikir, barokah dan doa yang kita panjatkan tadi dapat dilimpahkan kepada beliau,” kata Tgk Sulfanwandi yang juga dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.

















