Jaksa Agung Ungkap Dugaan Metode TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan metode tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Penyidik ​​menduga tindak pidana tersebut dilakukan saat ia masih menjabat sebagai jaksa dan pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan.

Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono mengatakan, dugaan TPPU terkait dengan jabatan Febrie sebagai penyelenggara negara saat bertugas di Kejaksaan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modus operandi umum dugaan TPPU dilakukan oleh pejabat negara dalam jabatannya sebagai Jaksa atau pejabat struktural selama menjabat, bertugas di Kejaksaan, kata Rudi, Jumat (24/7/2026) malam.

Rudi belum merinci konstruksi kasus maupun bukti-bukti yang dimiliki penyidik. Dia mengatakan, penjelasan lebih rinci belum bisa diberikan karena terkait dengan proses pembuktian yang sedang berjalan.

“Saya tidak akan sampaikan lebih detail lagi karena berkaitan dengan alat bukti, kalau saya sampaikan akan menyulitkan kita ke depannya,” ujarnya.

Dalam kasus ini, Febrie telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan selama 20 hari di Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Selepas keluar dari Gedung Kejaksaan Agung, ia terlihat tidak mengenakan rompi penjara, dan tangannya diborgol.

Kejaksaan Agung juga menerima delegasi dua tersangka dari Polda Metro Jaya, yakni mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan pihak swasta Don Ritto. Keduanya diproses dalam pengembangan kasus yang sebelumnya ditangani Polri.

Saat ini, Kejaksaan Agung tengah mendalami empat surat perintah penyidikan (Sprindik) yang berasal dari pelimpahan perkara dari Polri. Sprindik terbaru tengah mendalami dugaan TPPU terkait ditemukannya emas batangan seberat 74 kilogram dan uang tunai ratusan miliar rupiah di rumah Febrie Adriansyah di kawasan Sentul, Jawa Barat.

Tiga Sprindik lainnya terkait dugaan korupsi di PT ASABRI, Krakatau Steel, serta pengadaan batu bara untuk PLTU yang menyebabkan listrik mati atau mati. Untuk menangani seluruh kasus tersebut, Kejaksaan Agung membentuk tim khusus yang beranggotakan sembilan jaksa senior. Mayoritas anggota tim pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya, Polri melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi. Dalam penggerebekan di de'Clan Signature Cafe, penyidik ​​menemukan brankas tersembunyi berisi uang tunai senilai 3.130.000 dollar Singapura, 889.965 dollar AS, dan uang tunai Rp 259.159.000. Total nilai temuan diperkirakan sekitar Rp 60 miliar.

Penggeledahan juga dilakukan di rumah Febrie Adriansyah di kawasan Parahyangan Golf 2, Sentul, Jawa Barat. Dari brankas yang terkunci, penyidik ​​menemukan tujuh koper berisi emas batangan seberat 74 kilogram, uang tunai sebesar 4.767.300 dollar AS, 14.083.800 dollar Singapura, dan uang tunai Rp 100 juta. Total perkiraan nilai barang bukti mencapai sekitar Rp476 miliar

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Tim USK Edukasi Penderita Diabetes Pasca Bencana di Pidie Jaya, Tekankan Pentingnya Kepatuhan Terapi
Nelayan Asli Papua Berharap Perhatian Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan
Burger King memperkenalkan perubahan layanan baru setelah keluhan pelanggan – NBC Chicago
Staf Ahli Menteri Agama Dorong Terobosan MAN 1 Aceh Barat Buka Kelas Resmi dan Internasional
Pembaruan langsung WSOPC Horseshoe Las Vegas (Juli).
Festival Film Papua 2026 akan mengangkat tema alam dan kehidupan manusia Papua
Alaska Airlines menambahkan penerbangan musim dingin nonstop Portland–Steamboat Springs baru
Perang semakin sengit! Iran tidak segan-segan meledakkan wilayahnya, tidak ingin dikuasai AS

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:21 WIB

Tim USK Edukasi Penderita Diabetes Pasca Bencana di Pidie Jaya, Tekankan Pentingnya Kepatuhan Terapi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:03 WIB

Nelayan Asli Papua Berharap Perhatian Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:37 WIB

Jaksa Agung Ungkap Dugaan Metode TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:21 WIB

Burger King memperkenalkan perubahan layanan baru setelah keluhan pelanggan – NBC Chicago

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:58 WIB

Staf Ahli Menteri Agama Dorong Terobosan MAN 1 Aceh Barat Buka Kelas Resmi dan Internasional

Berita Terbaru