Diterbitkan Pada 9/1/2026
|
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembaruan terakhir: 04:18 (waktu Mekkah)
Duta Besar AS untuk Ankara dan Utusan Khusus untuk Suriah, Thomas Barrack, mengatakan – pada Kamis malam – bahwa negaranya sangat prihatin dengan perkembangan yang sedang berlangsung di lingkungan Ashrafieh dan Sheikh Maqsoud di kota Aleppo, Suriah utara, dan menyerukan – dalam sebuah pernyataan di platform “X” – untuk menahan diri dan melindungi nyawa dan harta benda warga sipil.
Tom Barrack mengatakan Amerika Serikat dan sekutunya siap berkontribusi dalam upaya meredakan ketegangan antara tentara Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah.
kata Barak dalam sebuah postingan di
Utusan Amerika tersebut mengindikasikan bahwa selama 13 bulan terakhir telah diambil langkah-langkah penting dalam hal stabilitas, perdamaian dan rekonstruksi di Suriah, dan menekankan komitmen Washington terhadap visi Suriah yang mencakup semua kelompok masyarakat, termasuk Sunni, Kurdi, Druze, Kristen, Alawi dan sekte lainnya, serta menjamin hak dan keamanan setiap warga negara.
Sebelumnya pada hari Kamis, jumlah korban jiwa warga sipil akibat serangan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) di Aleppo meningkat menjadi 9 orang tewas dan 55 orang terluka sejak Selasa, menurut Direktur Media Kesehatan Aleppo, setelah SDF menargetkan fasilitas pendidikan, kesehatan dan layanan, serta lingkungan perumahan di dalam kota.
Tentara Suriah memulai pemboman terkonsentrasi terhadap posisi SDF di lingkungan Sheikh Maqsoud dan Ashrafieh, di utara Aleppo, yang diubah oleh organisasi tersebut menjadi markas dan posisi militer serta landasan peluncuran serangannya terhadap lingkungan dan penduduk kota.
















